Jakarta, GPriority.co.id – Secara resmi, pihak Kemendikbud menyatakan jika jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Bahasa, bakal dihapus dari seluruh sekolah menengah atas di Indonesia di tahun ini.
Langkah ini diambil untuk mengatasi ketidakadilan soal pemilihan jurusan di SMA. Saat ini masih banyak orang tua menilai jika anaknya berasal dari jurusan IPA, maka lebih mudah untuk masuk jurusan manapun di universitas nantinya.
Hal ini akhirnya menyebabkan penurunan minat terhadap jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Bahasa di SMA. Oleh karenanya, jurusan SMA kini digantikan dengan sistem dimana siswa memilih mata pelajaran berdasarkan minatnya, mulai dari kelas 10.
Mereka juga akan fokus mengembangkan bakat dan minatnya, kemudian di kelas 11-12 nanti mereka akan dibebaskan memilih mata pelajaran yang sesuai dengan bakat dan kepentingannya.
Menanggapi kebijakan baru tersebut, anggota Komisi X DPR, Zainuddin Maliki pun mengaku setuju dengan keputusan dari Kemendibudristek tersebut.
Zainuddin sepakat, jika penerapan berkala kurikulum tersebut tepat. Begitupun dengan pentingnya bimbingan minat dan bakat bagi siswa. Sebagai contoh, ia pun membawa nama pesepakbola Lionel Messi, yang sedari kecil memang telah menunjukkan bakat di dunia sepak bola.
Kemudian, Zainuddin pun menyambungkannya dalam dunia pendidikan yang menurutnya sudah seharusnya mengikuti minat dan bakat anak.
“Saya ingin ambil contoh kayak Messi. Messi itu usia lima tahun sudah diketahui minat dia di sepak bola,” ujar Zainuddin.
Jika nantinya kebijakan baru ini jadi diterapkan, maka diharapkan bisa membantu siswa dalam mendalami minat dan bakat yang mereka miliki.
Dilaporkan, jika pada tahun ajaran 2022, sebanyak 50 persen sekolah telah menerapkan Kurikulum Merdeka dan diharapkan dapat meningkat pada 2024 ini.
Foto : Parlementaria Terkini – DPR
