Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Jepang telah mengeluarkan peraturan baru yang mewajibkan warganya untuk ketawa, setidaknya sekali dalam setiap harinya. Bukan tanpa alasan, hal ini untuk menjaga tingkat kesehatan bagi warga Jepang.
Ketawa yang dianjurkan dapat bermacam-macam bentuknya. Seperti cekikikan, terkekeh, atau tertawa terbahak-bahak. Selain itu, pemerintah Jepang juga telah menetapkan hari kedelapan setiap bulannya, sebagai hari untuk meningkatkan kesehatan melalui tertawa.
Peraturan ini berdasarkan penelitian dari Yamagata University School of Medicine, yang menemukan bahwa orang dengan frekuensi tertawa yang rendah memiliki tingkat kematian dan penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi.
Namun, aturan baru ini menuai banyak kritik. Sebagian masyarakat Jepang menilai bahwa tertawa merupakan hak asasi manusia yang tida boleh dianggap remeh.
Dengan memaksa orang tertawa, menurut beberapa masyarakat Jepang dianggap tidak masuk akal.
Padahal, tertawa sendiri memiliki beragam manfaat, dan yang paling utama yaitu dapat memancarkan energi positif serta membuang energi negatif dari diri kita.
Foto : Ilustrasi / Freepik
