Siapa Sangka, Penemuan Saus Tiram Berawal Dari Makanan Gosong!

Siapa Sangka, Penemuan Saus Tiram Berawal Dari Makanan Gosong! Siapa Sangka, Penemuan Saus Tiram Berawal Dari Makanan Gosong!

Jakarta, GPriority.co.id – Siapa yang tak mengenal saus tiram? Saus kental berwarna kehitaman ini merupakan salah satu bahan makanan khas etnis Tionghoa. Siapa sangka, ternyata penemuan saus tiram berawal dari makanan gosong!

Ada banyak sekali masakan dan bahan makanan yang kita pakai dan ditemukan secara tidak sengaja.

Saus tiram terbuat dari bahan dasar tiram, dengan cita rasa gurih dan cenderung asin. Untuk yang berkualitas tinggi, biasanya terbuat dengan menggunakan tiram dan tanpa tambahan garam, MSG, apalagi pengawet.

Saus tiram ditemukan pada tahun 1888, oleh Lee Kum Sheung. Saat itu, Lee sedang memasak sepanci besar sup tiram di warungnya yang berada di wilayah Guangdong, China.

Sayangnya, Lee Kum Sheung lupa mematikan kompor sup tiramnya. Akhirnya sup itu pun kering dan meninggalkan pasta cokelat kental berbentuk caramel.

Sebenarnya, sup tiram gosong tersebut bisa saja dibuang. Namun Lee justru mencicipinya. Tak disangka, rasanya ternyata tetap enak dan gurih.

Saus dari cairan sup tiram gosong itu dipakai Lee untuk membuat tiram kering yang dikentalkan dengan tambahan gula dan bahan lain.

Setelah berhasil meraciknya, Lee kemudian memutuskan untuk menjualnya kepada pelanggan sebagai bumbu nasi.

Lee kemudian mendirikan pabrik dengan brand Lee Kum Kee, yang sampai sekarang terkenal di berbagai belahan dunia.

Kelebihan dan kekurangan saus tiram

Kelebihan saus tiram, diantaranya :

  • Mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti protein, zat besi, natrium, kalium, omega 3, zinc, kalsium, dan fosfor.
  • Bebas kolesterol dan hampir tidak mengandung lemak. 
  • Aman untuk diet, dapat dijadikan pengganti kecap saat diet. 
  • Cocok untuk penderita hipertensi dan diabetes, dengan kandungan yang lebih rendah garam dan bebas gula dapat dinikmati penderita hipertensi dan diabetes. 
  • Dapat digunakan untuk memasak berbagai jenis menu tumisan, ayam bakar, dan ikan bakar. 

Meski memiliki banyak kelebihan sayangnya, saus ini tidak mengandung banyak vitamin dan mineral, serta protein dan serat. 

Nutrisi paling banyak dalam saus tiram adalah natrium, sebanyak 492 miligram dalam satu sendok makan.

Foto : Ilustrasi/Freepik