60 Persen Pengunjung Coachella 2025 Ternyata Masih Ngutang!

60 Persen Pengunjung Coachella 2025 Ternyata Masih Ngutang! 60 Persen Pengunjung Coachella 2025 Ternyata Masih Ngutang!

Jakarta, GPriority.co.id – Coachella 2025 merupakan festival musik terbesar di dunia, yang belum lama ini kembali digelar di AS. Coachella menampilkan berbagai genre musik seperti pop, rock, hip-hop, hingga elektronik atau EDM.

Hadir pertama kali pada 1999, Coachella semakin berkembang menjadi festival musik bergengsi dan ikonik. Namun belum lama ini terungkap, ternyata banyak warga AS yang rela melakukan apapun untuk menonton Coachella. Bahkan hingga melakukan paylater atau mengutang.

Faktanya, sekitar 60 persen penonton Coachella 2025 membeli tiket dengan sistem cicilan. Hal ini mengingat tiket Coachella 2025 tergolong mahal, mulai dari USD 599 hingga USD 1.399 (Rp 10,04 juta – Rp 23,46 juta).

Untuk menggunakan sistem cicilan ini, pembeli tiket Coachella 2025 harus membayar biaya layanan sebesar USD 41 (Rp 687,71 ribu) dan mendaftar program cicilan tersebut.

Saat membeli tiket, pembeli perlu membayar USD 49,99 (Rp 838,5 ribu) sebagai uang muka. Sementara sisanya akan dibayarkan secara bertahap dalam beberapa bulan, hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Adapun, pembayaran cicilan tiket Coachella harus selesai sebelum festival musik tersebut berlangsung. Jika melewati jadwal pembayaran, pembeli akan diberi keringanan waktu hingga 10 hari untuk melunasinya. Jika tidak, pesanan tiket Coachella pun dibatalkan penyelenggara.

Faktanya, ternyata sistem pembayaran tiket Coachella dengan cicilan ini sudah berlangsung lama. Sistem ini diberlakukan untuk menjangkau lebih banyak pengunjung.

Selain Coachella, ada juga beberapa festival musik besar lainnya yang menawarkan opsi serupa. Salah satunya Bonnaroo.

Bagaimana Dengan di Indonesia?

Di Indonesia sendiri, sebuah survei menunjukkan data bahwa sebanyak 38,6 responden dengan kelompok usia 20-30 tahun, membeli tiket konser tanpa adanya perencanaan anggaran.

Selain menggunakan metode pembayaran paylater, pinjaman online, serta cicilan kartu kredit, banyak juga yang kemudian menggunakan dana darurat untuk menyaksikan festival musik atau konser dengan biaya tiket fantastis.

Hal ini dapat dilihat dari konser Blackpink pada 2023 lalu di Indonesia. Menurut laporan, ada 70 ribu orang yang rela mengantre untuk membeli tiket konser girl group asal Korea Selatan tersebut. Banyak dari mereka yang membeli tiket dengan harga Rp 1.000.000 – RP 3.500.000 dengan menggunakan pinjaman online atau layanan buy now pay later.

Editor: Novita Intan

Foto : Dok. USA Today