5 Daftar Nama Calon Pengganti Paus Fransiskus, Ada Dari Asia

5 Daftar Nama Calon Pengganti Paus Fransiskus, Ada Dari Asia 5 Daftar Nama Calon Pengganti Paus Fransiskus, Ada Dari Asia

Jakarta, GPriority.co.id – Kepergian Paus Fransiskus pada Senin (21/4) lalu, meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi seluruh umat katolik di dunia. Bahkan juga dirasakan oleh umat dari agama lain.

Semasa hidupnya, Paus Fransiskus dikenal sebagai sosok yang sangat bijaksana, hangat, serta sederhana. Tak heran jika ia menjadi sosok panutan dan dikagumi oleh banyak orang. Setelah ia meninggal dunia, banyak orang yang penasaran dengan siapa yang akan menjadi pengganti Paus Fransiskus.

Kepergian Paus Fransiskus membuka babak baru dengan digelarnya konklaf untuk memilih paus baru. Kini, para kardinal akan berkumpul di Vatikan untuk menentukan penggantinya melalui pemungutan suara rahasia di Kapel Sistina.

Ada 5 daftar calon yang diduga menjadi kandidat pengganti Paus Fransiskus, diantaranya :


1. Luis Antonio Tagle (Filipina) – Sosok progresif, dekat dengan Paus Fransiskus, dikenal dengan semangat inklusivitas dan evangelisasi.

2. Pietro Parolin (Italia) – Sekretaris Negara Vatikan, moderat, berperan penting dalam diplomasi internasional.

3. Peter Turkson (Ghana) – Fokus pada keadilan sosial dan perubahan iklim, berpeluang menjadi Paus Afrika pertama dalam 1.500 tahun.

4. Peter Erdő (Hungaria) – Kandidat konservatif, pakar hukum kanon, dianggap penerus garis teologis tradisional.

5. Angelo Scola (Italia) – Mantan Uskup Agung Milan, berpandangan tradisional, meski usianya sudah 82 tahun.

Kapan Paus Fransiskus Dimakamkan?

Disisi lain, Kardinal Kevin Farrell, Kardinal Pietro Parolin, dan Uskup Agung Edgar Peña Parra telah menyegel pintu apartemen kepausan di Istana Apostolik dan apartemen di Casa Santa Marta, tempat mendiang Paus Fransiskus tinggal, setelah wafatnya pada usia 88 tahun.

Penyegelan ini menandai dimulainya masa berkabung resmi di Tahta Suci. Masa berkabung, yang dikenal sebagai Novendialis, akan berlangsung selama sembilan hari. Tindakan ini merupakan tradisi simbolis yang dilakukan oleh Camerlengo, yang saat ini menjabat sebagai penjabat kepala Vatikan.

Sekadar informasi, prosesi ini dimaksudkan untuk mencegah penjarahan dan secara resmi menandai berakhirnya kepausan. Jenazah mendiang Paus Fransiskus akan dipindahkan ke Basilika Santo Petrus besok (23 April) pukul 9 pagi, di mana ia akan disemayamkan hingga pemakamannya, yang dijadwalkan pada Sabtu (26/4) mendatang, pukul 10 pagi.

Editor: Novita Intan

Foto : Dok. New York Post