Gempa Susulan Guncang Bekasi dan Sekitarnya, Badan Geologi Kementerian ESDM Ungkap Analisanya

Ilustrasi gempa bumi/Foto : Dok iStock

Jakarta, GPriority.co.id – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan analisanya mengenai gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berkekuatan magnitudo 4,9, pada Rabu (20/8) malam.

Berdasarkan analisanya, Badan Geologi Kementerian ESDM menyampaikan bahwa lokasi pusat gempa bumi berada di darat, dengan morfologi wilayah terdekat didominasi oleh dataran, berombak, bergelombang, hingga pegunungan. 

Litologi penyusun wilayah tersebut terdiri atas batuan sedimen berumur Tersier, batuan gunungapi berumur Kuarter, serta endapan aluvium berumur Resen. Batuan yang telah mengalami pelapukan atau sedimen pada permukaan itu, dinilai berpotensi memperkuat guncangan gempa bumi

Lebih lanjut, Badan Geologi Kementerian ESDM menjelaskan, bahwa secara umum, kekerasan batuan permukaan dipengaruhi oleh umur dan jenis batuan. Batuan yang berumur lebih muda atau yang telah mengalami pelapukan mempunyai kekerasan lebih rendah begitu juga sebaliknya. 

Berdasarkan data tapak lokal (Vs30), wilayah terdekat dengan pusat gempa bumi diklasifikasikan ke dalam kelas tanah C (Tanah Sangat Padat dan Batuan Lunak), kelas tanah D (Tanah Sedang), dan kelas tanah E (Tanah Lunak). 

Keberadaan kelas tanah yang lebih lunak ini berarti bahwa potensi guncangan gempa bumi di area tersebut bisa terasa lebih intens.

“Analisis parameter sumber gempa bumi menunjukkan bahwa gempa ini diakibatkan oleh sesar naik pada zona Sesar Baribis,”dikutip dari PVMBG Kementerian ESDM, Kamis (21/8). 

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa terjadi gempa berkekuatan magnitudo (M)4,9 di Kabupaten Bekasi, Rabu (20/8) pukul 19.54 WIB malam. Adapun titik koordinatnya berada di 6.52 LS dan 107.25 BT, tepatnya di darat sekitar 19 km tengara Kabupaten Bekasi dengan kedalaman 10 kilometer. 

Lalu, pada Kamis (21/8/2025) pagi ini, BMKG mencatat ada sejumlah gempa susulan yang guncang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Berikut catatan gempa yang mengguncang Bekasi dan sekitarnya sejak 20-21 Agustus 2025:

Gempa utama:

  • Magnitudo 4,7 (20/8/2025) 19:54:56.206 WIB          

Susulan:

  • Magnitudo 2,1 (20/8/2025) 20:16:28.854 WIB
  • Magnitudo 1,9 (20/8/2025) 21:04:39.328 WIB
  • Magnitudo 2,3 (20/8/2025) 21:47:25.037 WIB
  • Magnitudo 2,2 (20/8/2025) 22:00:09.305 WIB
  • Magnitudo 3,9 (20/8/2025) 22:39:58.031 WIB
  • Magnitudo 2,8 (20/8/2025) 22:56:07.096 WIB
  • Magnitudo 2,2 (20/8/2025) 03:03:19.268 WIB
  • Magnitudo 3,2 (21/8/2025) 06:05:04.916 WIB
  • Magnitudo 2,6 (21/8/2025) 08:39:27.000 WIB

Berikut wilayah yang rasakan gempa Bekasi, mulai dari Jakarta hingga Lebak:

  • Bekasi: III – IV MMI (getaran terasa nyata dalam rumah, jendela dan pintu berderik, dinding berbunyi).
  • Purwakarta, Cikarang, Depok: III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan ada truk berlalu). 
  • Bandung, Jakarta, Tangerang Selatan, Bekasi Timur: II – III MMI (benda ringan bergoyang, getaran terasa dalam rumah).
  • Tangerang, Pandeglang, Cianjur, Pelabuhan Ratu, Lebak: II MMI (benda ringan bergoyang).

Pewarta : Fifi Abdurahman