Jakarta, GPriority.co.id – Ketua DPR RI, Puan Maharani menyampaikan rasa dukanya atas meninggalnya seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) karena ditabrak oleh mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob, saat aksi demonstrasi Kamis (28/8) di daerah Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Barat.
Puan berharap, amal ibadah almarhum Affan diterima oleh Allah SWT.
“Pada kesempatan ini, atas nama seluruh bangsa Indonesia dan pimpinan DPR RI, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum saudara Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang menjadi korban saat terjadinya aksi demostrasi pada tanggal 28 Agustus 2025 yang lalu,” kata Puan dikutip dari YouTube DPR RI, Sabtu (30/8).
“Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan ikhlas menerimanya, dan diberi ketabahan Allah SWT,” tambahnya.
Lebih lanjut, Politisi PDIP itu mendesak Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas dan transparan.
Puan mengaku, DPR RI akan mengawal proses penyidikan kasus tersebut hingga tuntas.
“Dan kami akan mengawal proses penyidikannya sampai selesai. Kami juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kekerasan yang dialami para peserta demostrasi, saat menyapaikan aspirasinya,” kata Puan.
Diberitakan sebelumnya, beredar video di media sosial yang menunjukkan seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) ditabrak oleh mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob, saat aksi demonstrasi Kamis (28/8) di daerah Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Barat.
Dalam video itu terlihat, kendaraan taktis tersebut tetap melaju meninggalkan lokasi setelah melindas korban.
Para massa aksi tampak geram dengan tindakan tersebut. Akibatnya, mereka pun mengejar kendaraan itu hingga ke Jalan Layang Non-Tol Casablanca. Sementara, massa aksi lainnya tampak membantu Affan.
Affan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Tak lama setelahnya, warga Jatipulo, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat itu dikabarkan meninggal dunia.
Menanggapi hal itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.
Permohonan maaf tersebut disampaikan Listyo saat mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jumat (29/8) dini hari.
“Kami menyampaikan belasungkawa dan juga minta maaf kepada keluarga almarhum terkait musibah yang terjadi,” kata Listyo saat menemui keluarga korban di RSCM Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (29/8).
Selain bertemu keluarga korban, Listyo juga mengaku bertemu dengan pengurus lingkungan tempat tinggal korban untuk mengurus semua keperluan almarhum.
“Kami berkomunikasi untuk mempersiapkan pemakaman dan juga hal-hal lain yang diminta oleh keluarga almarhum,” ujarnya.
Sementara itu, Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim mengatakan saat ini pihaknya sedang memeriksa tujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya terkait insiden kendaraan taktis (rantis) yang menabrak pengemudi ojol tersebut.
Pewarta : Fifi Abdurahman
