Penelitian Terbaru: Minuman Bersoda Meningkatkan Risiko Depresi

Ilustrasi minuman bersoda yang ternyata dapat mempengaruhi tingkat depresi/Foto : Dok. iStock Ilustrasi minuman bersoda yang ternyata dapat mempengaruhi tingkat depresi/Foto : Dok. iStock

Jerman, GPriority.co.id – Sejak lama penelitian mengungkapkan jika minuman bersoda mengandung banyak gula serta kalori yang dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, hingga masalah gigi dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Kini, penelitian terbaru dari Jerman menyebut jika minuman bersoda juga dapat meningkatkan risiko depresi. Para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi minuman bersoda dapat meningkatkan kadar Eggerthella, sejenis bakteri usus yang ditemukan lebih banyak pada penderita depresi. Bahkan, perempuan lebih berisiko tinggi ketimbang laki-laki, sebagaimana dilansir dari NY Post pada Sabtu (27/9).

Dalam penelitian ini, Tim Thanarajah melibatkan 405 orang dengan gangguan depresi berat serta 527 orang tanpa gangguan depresi.

Peserta melaporkan gejala kesehatan mental dan asupan minuman bersoda mereka. Sampel feses mereka digunakan untuk menganalisis bakteri usus mereka.

Gula yang terkandung dalam minuman bersoda dapat mengganggu mikrobioma usus, kumpulan bakteri, virus, dan jamur dalam sistem pencernaan kita. Akhirnya, dapat mengurangi bakteri bermanfaat yang menjaga kesehatan usus dan meningkatkan peradangan pada usus.

Eggerthella juga terbukti mengurangi butirat, asam amino rantai pendek anti-inflamasi yang penting untuk kesehatan usus, menghabiskan triptofan (senyawa asam untuk pembentukan protein), mempengaruhi serotonin (zat kimia dalam tubuh untuk mengendalikan emosi dan suasana hati), serta neurotransmitter yang juga mempengaruhi suasana hati.

“Mikrobioma berperan besar dalam apa yang terjadi antara usus . Semua makanan yang kita makan, semuanya melewati sana, dan sistem kekebalan tubuh, yang memantau usus agar kita tetap aman,” ujar Dr. Arun Swaminath , direktur Program Penyakit Radang Usus di Rumah Sakit Lenox Hill, seperti dilansir dari The Post.

Ketimbang minum bersoda ataupun minuman yang mengandung banyak gula serta kalori, para peneliti lebih menyarankan untuk minum air putih untuk membantu anda terhidrasi sepanjang hari. Terlebih, kebanyakan minuman bersoda menggunakan gula buatan dan bukan gula asli.

“Pemanis buatan dapat mengganggu mikrobioma usus sama seperti gula biasa,” tegas Dr. Anna K. Costakis, direktur program residensi psikiatri di Rumah Sakit Universitas Northwell Staten Island di New York, Amerika Serikat.