Mirip Yoghurt, Minuman Ini Bisa Cegah Penuaan Lho!

Susu fermentasi kefir kaya akan manfaat, salah satunya untuk mencegah penuaan/Foto : Ilustrasi Dok. Getty Images Susu fermentasi kefir kaya akan manfaat, salah satunya untuk mencegah penuaan/Foto : Ilustrasi Dok. Getty Images

Jepang, GPriority.co.id – Setiap orang pasti mengalami penuaan. Meski begitu, penelitian terbaru dari Jepang ini mungkin dapat membuat kita sedikit optimis tentang penampilan di masa tua.

Dilansir dari NY Post, penelitian tersebut dilakukan oleh para ilmuwan dari Universitas Shinshu. Mereka mencoba mendalami manfaat kesehatan dari produk susu fermentasi seperti kefir, khususnya berkaitan dengan penuaan.

Peneliti menyebut, seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh akan melemah dan sel-sel kekebalannya pun melambat. Organ vital pun secara bertahap akan melemah dan kehilangan fungsinya.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti telah lama mengetahui bahwa minuman seperti kefir mengandung bakteri asam laktat atau LAB. Bakteri tersebut diyakini memiliki efek antimikroba, antiinflamasi, bahkan antikanker.

Untuk mendalami manfaatnya, tim peneliti mencoba memberikan kefir kepada tikus tua dengan strain LAB yang dinonaktifkan dengan panas yang diisolasi dari kefir, selama delapan minggu lamanya. Para peneliti menganalisis kekebalan tubuh para tikus.

Hasilnya, organ-organ penting tikus menunjukkan lebih sedikit perubahan. Tanda-tanda peradangan juga lebih rendah bersamaan dengan kadar protein yang biasanya menghentikan pembelajan sel (pendorong utama penuaan jaringan).

Temuan tersebut menunjukkan bahwa bakteri berbasis kefir dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh seiring bertambahnya usia, menurut peneliti Hiroka Sasahara.

Mengonsumsi kefir secara teratur juga menawarkan manfaat kesehatan tambahan. Sebagai informasi, kefir sendiri berasal dari bahasa Turki, “Keyif, yang secara harfiah berarti merasa nyaman setelah mengonsumsinya.

Kefir berasal dari wilayah pegunungan antara Asia dan Eropa. Meski memiliki kemiripan dengan yoghurt, namun teksturnya lebih encer. Minuman kefir terbukti kaya akan nutrisi.

Satu cangkirnya mengandung sekitar 9 gram protein dan lebih dari sepertiga kebutuhan kalsium harian orang dewasa, sehignga sangat penting untuk penguatan tulang. Minuman ini juga mengandung fosfor, magnesium, serta vitamin B12, B2, D, dan K2, dalam jumlah yang seimbang.

Kefir juga kaya akan probiotik, mikroorganisme bermanfaat yang diyakini mendukung kesehatan dalam berbagai cara. Mulai dari membantu pencernaan, pengelolaan berat badan, hingga meningkatkan kesehatan mental dengan menyeimbangkan mikrobioma usus.

Probiotik juga dapat membantu mengatasi permasalahan iritasi usus besar, diare, hingga alergi, bahkan dapat mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol jahat.

Penelitian menunjukkan, salah satu probiotik dalam kefir, Lactobacillus kefiri, dapat menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya, termasuk salmonella dan E. coli.

Meskipun begitu, makanan dan minuman yang kaya probiotik juga memiliki efek samping seperti perut kembung. Disarankan untuk minum kefir secara bertahap mulai dari 100-200ml, hingga 1-3 cangkir (setara dengan 240-720ml) per harinya, agar mendapatkan hasil maksimal.