Air Laut Menutupi Badan Jalan Warga Desa Harap Waspada


Haltim,gpriority- Air laut yang disertai ombak naik menutupi badan jalan di Desa Soagimalaha Kecamatan Maba Halmahera Timur pada pukul 14:50 Wit

Plt BPBD Haltim, Darso Gajal, mengatakan adanya musibah bencana alam yang terjadi dalam bulan ini saya sudah  menginstruksikan kepada tim penanggulangan agar selalu melakukan pemantauan dan investigasi di setiap tempat jika terjadi bencana alam.

“Naiknya air laut di Soagimalaha kami pantau terus dan memberikan himbauan agar masyarakat sekitar pesisir tidak terlalu dekat dengan pantai, kemudian bagi yang memiliki barang berharga segera amankan ditempat yang sulit terjangkau,”

Sementara, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Abubakar A Rajak, menjelaskan salah satu penyebab cuaca ekstrem ini ialah siklon Nyatoh, kehadiran siklon tropis Nyatoh ini akan berdampak pada cuaca di Indonesia berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua

Kemudian untuk dampak lainnya adalah munculnya gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter (Moderate) dapat terjadi di perairan Kepulauan Sangihe, Laut Maluku bagian selatan, perairan Bitung-Kepulauan Sitaro, Laut Sulawesi, Laut Halmahera, perairan barat dan timur Halmahera, dan perairan utara Papua Barat hingga Papua.
kenaikan air laut soagimalaha

“Gelombang laut dengan ketinggian 2,5-4 meter (Rough Sea) dapat terjadi di perairan Kepulaaun Talaud, Laut Maluku bagian utara, perairan utara Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua,”

Dirinya, menambahkan, untuk wilayah Halmahera Timur, karena hampir sebagian Desa berada di pesisir pantai jadi kemungkinan banyak terdampak untuk itu kami selalu memantau perkembangan dan situasi di seluruh kecamatan.

“BPBD Haltim bersama masyarakat turut bersama memantau kenaikan air laut Desa Soagimalaha,”

Abubakar, berharap masyarakat selalu waspada dan berhati-hati dengan cuaca ekstrem terkhususnya masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai, sungai,daerah tebing atau perbukitan dan berdekatan pohon besar yang rawan terdampak bencana.(RB)



Related posts