Alfamart Resmi Tutup 400 Gerai, Alami Kerugian Besar?

Alfamart Resmi Tutup 400 Gerai, Alami Kerugian Besar? Alfamart Resmi Tutup 400 Gerai, Alami Kerugian Besar?

Jakarta, GPriority.co.id – Alfamart dilaporkan resmi menutup 400 gerainya. Hal ini pun sontak membuat publik bertanya-tanya, apa yang terjadi dengan minimarket tersebut?

Solihin, Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) pun membenarkan kabar tersebut.

Ia menyebutkan, sepanjang 2024 sebanyak 300-400 gerai Alfamart resmi di tutup.

Ternyata alasan penutupan 400 gerai Alfamart ini disebabkan karena pemegang franchise Alfamart mengalami kerugian.

Kerugian ini disebabkan oleh biaya sewa toko yang semakin tinggi setiap tahunnya.

Walaupun Solihin tidak menyebutkan berapa biaya sewa tokonya, namun penjualan Alfamart semakin melemah.

Penyebab lainnya yaitu banyak pemegang franchise Alfamart yang beralih usaha dengan membuka gerai lain.

Sebagai informasi, jika ingin membuka franchise Alfamart modal awal yang perlu dikeluarkan adalah Rp300 juta.

Akan Buka Gerai Lebih Banyak

Meski menutup 400 gerai, namun pihak Alfamart bersiap membuka gerai-nya lebih banyak di daerah-daerah Indonesia.

Bahkan jumlah gerai yang akan kembali dibuka Alfamart lebih banyak daripada gerainya yang ditutup.

Kabarnya, akan ada 1.000 gerai Alfamart yang dibuka kedepannya.

“Jujur saja kita target buka 800. Tapi karena yang ditutup ratusan, kita jadi buka lebih dari segitu,” ungkap Solihin.

Kendati demikian, Alfamart tetap mencatat laba bersih yang tinggi.

Seperti pada kuartal-III 2024, Alfamart bahkan mencatat laba bersih sebesar Rp2,39 triliun.

Nilai ini naik 9,52 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tak sampai disitu, pendapatan bersih Alfamart juga tercatat tinggi senilai Rp88,21 triliun.

Pendapatan ini naik 10,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Foto : Ilustrasi / Shutterstock