Anne Hathaway Sebut Insya Allah Saat Wawancara, Diam-Diam Masuk Islam?

Anne Hathaway saat diinterview People belum lama ini dan mengucapkan kalimat "Insya Allah"/Foto : Dok. TikTok @People Anne Hathaway saat diinterview People belum lama ini dan mengucapkan kalimat "Insya Allah"/Foto : Dok. TikTok @People

Jakarta, GPrority.co.id – Aktris Hollywood Anne Hathaway kembali menjadi sorotan publik setelah dalam sebuah wawancara terbaru ia mengucapkan kalimat “Insya Allah”.

Ungkapan tersebut langsung menarik perhatian warganet, khususnya dari Indonesia dan negara dengan mayoritas Muslim, yang merasa terkejut sekaligus bangga mendengar frasa tersebut diucapkan oleh bintang film internasional.

Dalam wawancara bersama media People, Anne Hathaway menyampaikan harapannya hidupnya di usianya yang kini telah memasuki kepala empat.

“Saya hanya ingin hidup dan menikmati hidup. Saya ingin panjang umur, hidup sehat. Insya Allah, saya harap demikian,” ujar Hathaway yang mengucapkan kalimat tersebut dengan santai, namun sarat makna, sehingga memicu diskusi luas di media sosial.

Tak sedikit netizen yang bahkan berspekulasi jika bintang film “The Devil Wears Prada” itu telah memeluk agama islam. Namun hingga saat ini tidak ada pernyataan atau bukti khusus yang mendukung dugaan tersebut.

Sebenarnya, Apa Arti “Insya Allah”?

Secara harfiah, “insya Allah” berasal dari bahasa Arab yang berarti “jika Allah menghendaki” atau “atas izin Tuhan”. Ungkapan ini biasa digunakan ketika seseorang berbicara tentang rencana atau harapan di masa depan, sebagai bentuk pengakuan bahwa segala sesuatu pada akhirnya berada dalam kehendak Tuhan.

Dalam konteks wawancara Anne Hathaway, penggunaan frasa ini menunjukkan sikap rendah hati dan harapan akan masa depannya.

Lantas, Apakah “Insya Allah” Hanya Boleh Diucapkan Oleh Umat Muslim?

Secara umum, “insya Allah” memang sangat identik dengan umat Muslim karena sering digunakan dalam percakapan sehari-hari dan memiliki akar dalam ajaran Islam. Bahkan, ungkapan ini juga disebut dalam kitab suci Al-Qur’an sebagai bentuk etika dalam berjanji atau merencanakan sesuatu.

Namun secara linguistik, “insya Allah” adalah bagian dari bahasa Arab, bukan eksklusif milik agama tertentu. Di negara-negara Timur Tengah, termasuk komunitas Arab Kristen, frasa ini juga digunakan dalam percakapan sehari-hari dengan makna yang sama.

Dengan kata lain, “insya Allah” adalah ungkapan universal dalam bahasa Arab yang kemudian menjadi sangat lekat dengan praktik budaya dan religius umat Islam.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Anne Hathaway terkait alasan spesifik penggunaan frasa tersebut. Namun, dalam dunia global yang semakin terhubung, penggunaan istilah lintas budaya bukanlah hal yang aneh.

Banyak selebritas internasional yang mulai menggunakan kata atau frasa dari berbagai bahasa sebagai bentuk apresiasi budaya atau karena pengaruh lingkungan kerja yang multikultural.

Kemungkinan lain, Anne Hathaway pernah mendengar atau terbiasa dengan ungkapan tersebut dalam interaksi profesional maupun sosial.