Jakarta, GPriority.co.id – Dunia stand-up comedy Indonesia tengah berduka dengan kabar kepergian salah satu komika terbaik tanah air, Babe Cabita.
Pria yang meninggal di usia 34 tahun itu, dikabarkan tutup usia usai berjuang melawan penyakit Anemia Aplastik yang dideritanya.
Setelah kabar kepergian Babe Cabita dikonfirmasi, banyak artis tanah air yang kemudian mengucapkan belasungkawa dan merasa kehilangan sosok pria yang identik dengan rambut kribonya tersebut.
Semasa hidup, Babe Cabita dinilai sebagai seseorang yang berkepribadian baik, lucu, serta dermawan. Ia bahkan kerap kali berbagi kepada sesama.
Babe Cabita meninggal di bulan Ramadan, satu hari sebelum hari lebaran. Orang-orang yang meninggal di bulan suci Ramadan, dinilai sebagai orang-orang terpilih.
Selain itu, mereka yang meninggal pada bulan yang istimewa ini, dipercaya termasuk golongan orang baik. Namun, apakah benar hanya golongan orang baik yang meninggal saat hari lebaran?
Terkait hal tersebut, memang tidaklah terdapat hadis yang menguatkannya. Tetapi, karena hari lebaran dan bulan Ramadan penuh dengan kesucian dan kemuliaan, maka ada beberapa keutamaan yang didapat ketika seseorang meninggal saat bulan Ramadan atau hari lebaran. Diantaranya :
1. Allah ampuni dosanya,
2. Berpotensi masuk surga,
3. Mendapat pahala besar,
4. Dinilai sebagai mati syahid,
5. Meninggal dalam keadaan suci,
Adapun orang-orang yang meninggal dalam keadaan baik (husnul khotimah), dapat ditandai dengan beberapa ciri seperti :
– Para kerabatnya memberikan kesaksian bahwa orang yang meninggal tersebut adalah orang yang selalu berbuat baik di dunia,
– Ketika meninggal, dahinya berkeringat,
– Menghadapi sakaratul maut dengan mudah,
– Sebelum meninggal, ia sudah bertaubat dan melakukan banyak kebaikan yang bermanfaat bagi sekitarnya.
Foto : Instagram / @adhityaalkatiri29
