Argentina Resmi Terjun ke Jurang Resesi!

Jakarta, GPriority.co.id – Kabar buruk datang dari Argentina. Negara ini resmi memasuki jurang resesi setelah mengalami kontraksi ekonomi sebesar 5,1% di kuartal pertama (Q1) tahun 2024. Hal ini diungkapkan oleh Trading Economics, sebuah platform data keuangan global.

Resesi didefinisikan sebagai penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) selama dua kuartal berturut-turut atau lebih dalam satu tahun atau lebih. Dengan demikian, Argentina terancam mengalami resesi berkepanjangan jika kondisi ekonomi tidak segera membaik.

Beberapa faktor yang menyebabkan Argentina terjerumus ke jurang resesi yang pertama ialah inflasi yang tinggi. Argentina mengalami inflasi yang kronis selama bertahun-tahun. Pada Mei 2024, inflasi tahunan mencapai 60,1%, salah satu yang tertinggi di dunia. Argentina juga memiliki utang luar negeri yang besar, mencapai sekitar US$100 miliar. Hal ini membebani keuangan negara dan menghambat pertumbuhan ekonomi. Lalu Argentina juga mengalami ketidakstabilan politik dalam beberapa tahun terakhir, yang berdampak negatif pada kepercayaan investor dan iklim bisnis.

Dampak resesi terhadap Argentina ialah peningkatan pengangguran, penurunan pendapatan, dan meningkatnya angka kemiskinan.

Pemerintah Argentina telah mengambil beberapa langkah untuk mengatasi resesi, seperti menaikkan suku bunga untuk memerangi inflasi. Pemerintah Argentina juga telah memotong pengeluaran untuk mengurangi defisit anggaran. Argentina saat ini juga sedang mencari bantuan keuangan dari lembaga internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF).

IMF memperkirakan ekonomi Argentina akan mengalami kontraksi sebesar 2,8% pada tahun 2024, dimana pemulihan ekonomi diprediksi akan memakan waktu lama.

Foto: AP Photo/Natacha Pisarenko