Penulis : Ponco | Editor : Lina F | Foto : BPOM
Jakarta, GPriority.co.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mewanti-wanti terdapat beberapa jenis klaim pada obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO), salah satunya adalah obat tradisional peningkat stamina pria.
Disampaikan BPOM, efek cepat atau cespleng peningkat stamina itu disebabkan adanya BKO yang ditambahkan ke dalam produk obat tradisional tersebut dan sangat berbahaya bagi organ tubuh, seperti jantung.
Menurut BPOM obat tradisional memgandung bahan kimia obat adalah produk obat tradisional yang pada pembuatannya ditambahkan bahan kimia obat dengan tujuan untuk menambah fungsi pada produk obat tradisional. Penambahan tersebut dilakukan tanpa memperkirakan dosis atau aturan pakai dari bahan kimia obat (bko) yang ditambahkan. Salah satu peruntukannya ialah sebagai penambah stamina pria.
Umumnya bahan kimia obat (bko) yang sering ditambahkan pada produk obat tradisional penambah stamina pria antara lain, sildenafil dan turunannya, tadalafil dan turunannya serta vardenafil. Gagal jantung hingga kematian adalah salah satu potensi bahaya akibat mengkonsumsi sildenafil, tadalafil dan vardenafil tanpa pengawasan dokter.
BPOM memberikan contoh obat yang mengandung BKO diantaranya, urat madu black (sildenafil sitrat), africa black ant (sildenafil sitrat), kopi rempah grenk (sildenafil sitrat), hammer of thor (sildenafil sitrat), beruang putih (sildenafil sitrat) serta tangkur ganas (sildenafil sitrat).
