Jakarta,GPriority.co.id-Batik Pitung merupakan batik tulis asli karya Nurhayati yang berasal dari Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
Berawal dari kecintaan terhadap seni, Nurhayati yang juga seorang guru SD ini mengawali keterampilan membatik dengan mengikuti pelatihan membatik untuk diajarkan kepada muridnya.
Seiring jalannya waktu Nurhayati membuka galeri Batik Pitung di area Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara.
“Peserta saya banyak sekali yang memiliki potensi, akhirnya timbul ide saya bagaimana hasil karya peserta saya ini bisa bernilai komersil sehingga tidak terbuang cuma cuma”. Kata Nurhayati.
Berbeda dengan metode membatik pada umumnya Nurhayati menggunakan metode pewarnaan colet yang dianggap lebih mudah dilakukan oleh anak-anak.
“Dalam melakukan pewarnaan, tidak mubazir pewarnanya, tentunya sangat ramah karena tidak terbuang cuma-cuma warnanya. Kalau warna yang tidak digunakan lagi kita bisa kembalikan lagi ke botol nanti kita gunakan seperlunya saja. Sedangkan untuk teknik pewarnaan Dicelup itu sekali pakai, setelah itu kemudian dibuang”. Ujar Nurhayati.
Namun, mewarnai batik dengan menggunakan teknik colet memiliki beberapa kesulitan, diantaranya harus dilakukan di ruang terbuka atau dalam ruangan yang tidak terlalu lembab.
Kemudian, untuk harga Nurhayati membeberkan “Harganya murah, untuk batik tulisnya kisaran Rp. 500 sampai Rp. 600 ribu, untuk batik capnya kisaran Rp. 200 sampai RP. 300 ribu, lalu untuk cukinnya Rp. 100 ribu,” ungkap Nurhayati menutup perbincangan. (Da.foto.ig.batik_pitung)
