Berkomitmen Mencegah Fraud Hantarkan Pegadaian Raih Indonesia Excellence GCG Awards 2022

Jakarta,gpriority.co.id-Fraud (kecurangan) itu sendiri secara umum merupakan suatu perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh orang-orang dari dalam dan atau luar organisasi, dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan atau kelompoknya yang secara langsung merugikan pihak lain. Fraud sebagai tindak pidana atau perbuatan korupsi.

Hal inilah yang selalu dilawan oleh PT Pegadaian, sehingga berhasil meraih penghargaan Excellence Good Governance Implementation on Developing Innovative Product and Services Category: Financial Services Industry, pada ajang Indonesia Excellence GCG Award 2022.

Tak hanya itu, alasan lainnya PT Pegadaian mendapat penghargaan ini adalah karena merupakan salah perusahaan yang konsisten menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) dalam operasional bisnisnya.

Adapun penilaian yang menjadi fokus utama yaitu GCG harus dilengkapi legal and regulatory framework, organisasi hirarki, dan internal control yang didukung dengan transparansi serta akuntabilitas yang sejalan dengan digitalisasi. Dalam hal ini, Pegadaian dinilai sebagai perusahaan yang telah berhasil melakukan monitoring kepatuhan bisnis, sebagai upaya pencegahan dan pendeteksian fraud guna mendorong budaya perusahaan yang sehat dan akuntabel.

Senior Executive Vice President (SEVP) Manajemen Risiko PT Pegadaian, Eko Susetyono menyatakan Pegadaian telah berkomitmen dalam penerapan GCG, karena diaggap penting dalam memujudkan visi dan misi perusahaan. Selain itu penerapan GCG sebagai bentuk kontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan dan mendukung kebijakan pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional 2022.

“Korporasi akan selalu menerapkan tata kelola yang baik, hal ini sebagai bentuk kontribusi untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. Melalui tata kelola yang baik ini perusahaan akan selalu melakukan inovasi guna memberikan kinerja terbaik dan membangun citra yang positif di mata masyarakat,” ujar Eko.

Eko menambahkan, Pegadaian juga telah melakukan assessment dan bekerjasama dengan lembaga independen sebagai bentuk GCG, melalui metodologi, review dokumen, kuesioner, wawancara dengan pemimpin perusahaan, dan observasi. Selain itu Pegadaian telah memiliki saluran pengaduan yaitu Whistle Blowing System (WBS) yang dapat digunakan oleh Insan Pegadaian maupun masyarakat untuk melaporkan indikasi perbuatan atau pelanggaran dilingkungan korporasi.

“Sebagai upaya pencegahan pelanggaran di lingkungan perusahaan, kami memiliki WBS yang dapat diakses oleh sejumlah pihak yang ingin melapor, melalui website, email, ataupun telepon, dengan merahasiakan identitas dari pelapor”,” kata Eko.

Sebagai informasi, dalam ajang Indonesia Excellence GCG Award 2022 lalu, turut hadir Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dan Deputi Koordinasi Sumber Daya Maritim RI, Jodi Mahardi.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Gumiwang mengaku sangat mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang telah menerapkan GCG dengan baik. Menurutnya GCG merupakan salah satu pilar penting dalam sistem ekonomi pasar, sehingga penerapan yang baik dapat menciptakan persaingan pasar yang sehat dan iklim usaha yang kondusif.

“Selamat untuk para pemenang, kami sangat apresiasi kepada perusahaan yang telah menerapkan GCG dengan baik. Majemen harus mampu menyusun strategi yang tepat untuk menghadapi tantangan yang dinamis dan menjadikan GCG sebagai fondasi dalam memutuskan setiap kebijakan kedepannya,” kata Agus Gumiwang. (Hs.Foto.Humas Pegadaian)

 

Related posts