Aceh, GPriority.co.id – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Asra mengajak masyarakat kabupaten itu menjadikan MTQ ke VIII ini sebagai ajang membumikan alquran.
Kata Asra, MTQ tidak semata-mata wahana untuk berlatih dan berlomba membaca Al-quran saja.
“Tetapi jalan mengedukasi umat untuk semakin mencintai dan membumikannya,” kata Pj. Bupati Aceh Tamiang, Asra, ketika membuka MTQ ke VIII Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (11/8) malam.
Asra mengatakan, perkembangan kehidupan beragama di Aceh Tamiang selama ini relatif menggembirakan, terutama pada tingkat pelaksanaan ritual keagamaan. Keadaan ini turut didukung dengan meningkatnya penyediaan sarana dan fasilitas keagamaan kita lihat dalam kegiatan keagamaan yang tumbuh subur.
Menurutnya, ini salah satu program pembangunan adalah peningkatan pemahaman dan pengembangan nilai keagamaan di masyarakat. “Termasuk melalui MTQ yang kita gelar pada hari ini,” katanya.
Menurutnya Asra, MTQ adalah bagian pengembangan syiar Islam dan ikhtiar untuk mengagungkan kalam Ilahi, meneguhkan kesuciannya, memperkuat keimanan, dan memperluas fungsi edukatif kitab suci Al-qur’an bagi umat Islam.
Ia berharap, melalui MTQ dapat meningkatkan kesadaran beragama yang lebih humanis dan terbuka, selain juga sebagai bentuk dakwah untuk menyempurnakan akhlak kaum muslimin dan muslimah, serta nilai-nilai silaturrahmi dan kebersamaan yang tercipta antar kafilah di arena MTQ ini,” urai Pj. Bupati Asra lugas.
Lebih jauh, Asra mengajak kepada semua yang hadir, terutama peserta agar menjadikan MTQ ini sebagai wahana untuk menumbuhkan ukhuwah islamiyah, ukhuwah Wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.
“Para peserta kiranya tidak hanya mengejar kemenangan, akan tetapi lebih kepada upaya memupuk motivasi dan keinginan yang kuat untuk menguasai ilmu ilmu keagamaan yang berkaitan dengan Al-Qur’an, baik melalui jalur formal maupun informal,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Syariat Islam sekaligus Ketua Panitia, Syamsul Rizal melaporkan, kegiatan yang dipusatkan di Pesantren Al-Fuad Kampung Pekan Seruway, Kecamatan Seruway ini, diikuti oleh para peserta hasil seleksi yang dilakukan LPTQ masing-masing kecamatan. MTQ ke VIII, kata dia, akan digelar selama 5 hari, dari tanggal 11 sampai dengan 15 Agustus 2024.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti lomba sebanyak 315 orang peserta, terdiri dari 159 peserta laki-laki dan 156 orang peserta perempuan. Mereka akan bersaing memperoleh juara pada 8 cabang perlombaan.
Syamsul mengungkapkan, gelaran MTQ bertujuan memberi sarana bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan dan daya saing mereka dalam membaca dan memahami isi dan kandungan Al-quranul Karim.
“Sehingga para peserta mampu tampil dengan baik dan maksimal serta diharapkan akan dapat mewakil kabupaten pada event MTQ tingkat Provinsi bahkan Nasional,” ujarnya.
Foto: GPriority/Zulfitra
