Bupati Morowali Targetkan Pemerataan Listrik Rampung pada 2027

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf dan Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas mendampingi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam peresmian infrastruktur kelistrikan PT PLN UIP Sulawesi di Desa Bente, Bungku Tengah, Selasa (19/8). Foto: MC.Kabupaten Morowali Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf dan Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas mendampingi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam peresmian infrastruktur kelistrikan PT PLN UIP Sulawesi di Desa Bente, Bungku Tengah, Selasa (19/8). Foto: MC.Kabupaten Morowali

Jakarta, GPriority.co.id – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menegaskan komitmen pemerintah daerah mewujudkan pemerataan listrik di seluruh wilayah Morowali, baik daratan maupun kepulauan, dengan target tuntas pada 2027.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, usai menghadiri peresmian infrastruktur kelistrikan PT PLN UIP Sulawesi di Desa Bente, Bungku Tengah, Selasa (19/8).

“Harapan kita, pasti kita akan mendukung perjalanan PLN ini supaya target 2027 tercapai. Tadi sudah dijelaskan apa-apa yang dibutuhkan dari PLN, baik perizinan maupun dukungan lain. Prinsipnya, pemerintah akan mendukung penuh,” kata Iksan dikutip, Rabu (20/8).

Menurutnya, kesuksesan suatu daerah sangat ditentukan oleh tiga hal mendasar: ketersediaan listrik, infrastruktur jalan yang layak, dan akses air bersih. Ketiganya dinilai menjadi pondasi penting bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati juga menekankan bahwa masyarakat kepulauan harus mendapatkan perlakuan setara dengan masyarakat daratan. Untuk itu, Pemkab Morowali telah mengalokasikan anggaran untuk penyediaan mesin pembangkit listrik di wilayah kepulauan seperti Menui, Sombori, dan Bungku Selatan.

“Hari ini saya juga sudah menekankan ke GM PLN agar di Menui, Sombori dan Bungku Selatan listrik bisa menyala 24 jam, dan mereka menyanggupi, meskipun bertahap,” ujar Iksan.

Saat ini, wilayah kepulauan Morowali masih mengandalkan mesin genset yang sebelumnya telah didistribusikan oleh Pemkab. Namun, Iksan memastikan bahwa kondisi mesin masih layak dan mampu menunjang pelayanan listrik sementara.

“Alhamdulillah, genset kita masih bagus sehingga pelayanan listrik tetap bisa berjalan. Prinsipnya, tidak ada perbedaan antara pulau dan daratan, semua akan kita satukan,” ucapnya.

Untuk diketahui, peresmian infrastruktur kelistrikan terbesar pertama di Morowali oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Infrastruktur tersebut meliputi jaringan transmisi 150 kV Kolonedale–Tentena, Kolonedale–Bungku, serta Gardu Induk Kolonedale dan Bungku dengan kapasitas 30 MVA.