Jakarta, GPriority.co.id – Perusahaan mobil listrik BYD dilaporkan akan bangun pabrik di Subang, Jawa Barat.
Raksasa kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, terus maju dengan rencana ambisiusnya untuk merampungkan pabrik senilai $1 miliar (sekitar Rp16,33 triliun) di Subang, Jawa Barat.
Rencananya pabrik tersebut akan rampung pada akhir 2025, dan menargetkan untuk memulai operasi komersial pada awal 2026, seperti dikutip dari Bloomberg.

Liu Xueliang, General Manager Divisi Penjualan Mobil BYD Asia-Pasifik, menekankan peran pabrik tersebut dalam mempercepat transisi energi hijau di Indonesia.
Ditetapkan sebagai fasilitas otomotif terbesar di Asia Tenggara, pabrik tersebut membentang seluas 126 hektar dan diharapkan dapat menggandakan kapasitas produksinya dari 150.000 menjadi 300.000 unit per tahun.
Di samping itu, BYD juga terus mengembangkan Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan fasilitas baterai premium.
Sejak memasuki pasar Indonesia pada Juni 2024, BYD telah meluncurkan empat model dan mendapat tanggapan positif dari konsumen.
BYD berencana untuk memperkenalkan model mewahnya pada 22 Januari 2025, sembari berkomitmen untuk memperluas penawaran EV-nya dengan model-model baru.
Perusahaan tetap yakin akan kemajuan pesat dengan dukungan pemerintah, yang memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam ekosistem kendaraan listrik Indonesia.
BYD Jadi Saingan Berat Tesla di Pasar Mobil Listrik
Sebagai informasi, BYD (Build Your Dreams) merupakan salah satu produsen mobil listrik terbesar di dunia.
Eksistensi BYD bahkan mengancam Tesla sebagai merek mobil listrik yang lebih dahulu dikenal luas oleh dunia.
BYD didirikan oleh Wang Chuanfu pada Februari 1995. Awalnya, BYD memulai bisnis sebagai penyedia baterai isi ulang.
Kemudian di tahun 2003, BYD mulai memproduksi mobil. Selain mobil listrik, BYD juga memproduksi bus listrik, truk listrik, sepeda listrik, forklift, baterai kendaraan listrik, hingga panel surya.
Menerapkan fisolofi ramah lingkungan pada produknya, BYD memiliki keunggulan kapasitas produksi yang besar, hingga dapat memproduksi mobil listrik dalam jumlah besar.
BYD juga memproduksi banyak komponen kunci secara internal, begitupun dengan baterai dan motor listrik.

Foto : BYD
