Donald Trump Ungkap Penyebab Amerika Serikat Keluar Dari WHO

Aturan Baru Donald Trump: Riwayat Medsos Turis 5 Tahun Terakhir Bakal Dicek!/Foto : Dok. Istimewa Aturan Baru Donald Trump: Riwayat Medsos Turis 5 Tahun Terakhir Bakal Dicek!/Foto : Dok. Istimewa

Jakarta, GPriority.co.id – Usai resmi dilantik pada Senin (20/1), Presiden AS ke-47 Donald Trump, memulai jabatannya dengan penuh kontroversial.

Trump dilaporkan mengeluarkan perintah eksekutif untuk memulai proses penarikan Amerika Serikat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Adapun langkah tersebut diumumkan 8 jam setelah pelantikan Trump, dan memicu kekhawatiran global terkait masa depan kepemimpinan AS dalam kesehatan dunia, juga kemampuan dalam menghadapi pandemi.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut alasan penanganan pandemi Covid-19 yang buruk dan kontribusi keuangan yang dianggap memberatkan sebagai dasar keputusannya mengeluarkan AS dari WHO.

Kendati demikian, keluarnya AS dari WHO dikhawatirkan dapat melemahkan kemampuan negara tersebut dalam mengakses data kesehatan global vital, seperti yang sebelumnya disebarkan oleh WHO selama masa pandemi.

Keputusan Trump sontak mendapat kritik luas, termasuk dari pakar kesehatan publik yang menyebutnya merugikan kepentingan nasional dan keamanan AS.

WHO didirikan dengan bantuan AS pada  tahun 1948. Organisasi kesehatan tersebut berperan penting dalam menangani tantangan kesehatan global, termasuk pandemi, konflik, dan epidemi baru.

Penarikan diri AS dari WHO juga menjadi sorotan karena AS merupakan salah satu pendonor terbesar WHO, yang anggarannya mencapai US$6,8 miliar.

Walaupun proses penarikan tersebut memakan waktu dan membutuhkan pelunasan kewajiban finansial AS, banyak pihak yang berharap agar Trump dapat mempertimbangkan kembali langkah tersebut demi kepentingan kesehatan publik global dan juga nasional.

Bandingkan Dengan China, Trump Merasa WHO Tidak Adil

Dalam pernyataannya, Trump mengungkapkan jika AS membayar Rp8,1 triliun kepada WHO, namun ia menghentikannya.

Trump membandingkan dengan penduduk China yang berjumlah 1,4 miliar juta jiwa, sedangkan AS dengan 350 juta penduduknya, meski jumlah tersebut tidak pasti karena banyak yang datang secara ilegal.

Namun Trump mengatakan, China hanya membayar Rp636 miliar ke WHO, sedangkan AS membayar senilai Rp8,1 triliun.

Jumlah tersebut menurut Trump sangat jomplang, hingga tidak adil baginya. Hal ini lah yang kemudian membuat Trump memutuskan AS untuk keluar dari WHO.

Foto : USA Today