Jakarta, GPriority.co.id – Kecanggihan teknologi yang membantu dunia medis kini akan segera hadir dalam sebuah produk sikat gigi. Belum lama ini di Amerika Serikat, akan rilis produk sikat gigi yang uniknya bisa mengungkap penyakit hati dan diabetes pada penggunanya.
Dinamai Y-Brush Halo, sikat gigi canggih tersebut diciptakan oleh produsen sikat gigi asal Prancis, Y-Brush. Mereka meluncurkan versi terbaru perangkat tersebut bulan lalu di Consumer Electronics Show, dan memperkenalkan teknologi yang mereka sebut “Smartnose”.
Sikat gigi tersebut menggunakan sensor bertenaga AI yang terintegrasi langsung dan mendeteksi napas pengguna saat sedang menyikat gigi. Y-Brush Halo dirancang untuk mencari biomarker yang dikenal sebagai senyawa organik volatil. Gas berbasis karbon ini dihasilkan oleh proses metabolisme di dalam tubuh, dan manusia juga bisa menghembukan ribuan gas ini setiap kali bernapas.
Sensor Smartnose yang digunakan akan memindai napas penggunanya dan mendeteksi senyawa organik volatil spesifik yang telah dikaitkan dengan lebih dari 300 masalah kesehatan, termasuk diabetes stadium awal, gangguan hati, dan penyakit gusi.
Apabila napas anda bersih, sikat gigi akan bersinar putih. Namun jika potensi masalah penyakit terdeteksi, sikat gigi akan menyala dengan warna tertentu untuk menandai masalah tersebut. Misalnya warna ungu untuk tanda-tanda yang terkait dengan diabetes.
Terhubung dengan aplikasi di smartphone, akan ada peringatan dan indikator secara real-time. Data tersebut dapat memudahkan pengguna untuk langsung dikirimkan ke dokter gigi atau penyedia layanan kesehatan utama, agar dapat dievaluasi lebih lanjut.
“Sekarang anda tidak perlu menunggu munculnya gejala (penyakit). Anda hanya perlu menyikat gigi,” ujar Benjamin Cohen, CEO Y-Brush.
Berbeda dengan sikat gigi pada umumnya, anda cukup menggunakannya dalam waktu 20 detik untuk membersihkan gigi. Sikat gigi ini menggunakan corong berbentuk Y yang dilapisi 35.000 bulu nilon lembut dan teknologi getaran sonik ntuk membersihkan gigi anda, cukup dengan menggigitnya.
Meski model Y-Brush sebelumnya menggunakan desain dan teknologi yang sama, namun Y-Brush Halo menggunakan tambahan fitur analisis napas yang terbukti mampu menghilangkan plak seefektik sikat gigi sonik tradisional hanya dalam waktu beberapa detik, serta mengurangi peradangan gusi.
Di Amerika Serikat, Y-Brush halo baru akan dipasarkan pada tahun 2027 mendatang. Sayangnya, sampai saat ini belum ada pengumuman mengenai harga resminya.
Hadirnya sikat gigi ini, diharapkan dapat meningkatkan kebiasaan sikat gigi khususnya di Amerika Serikat. Sebagaimana dilansir dari laporan NY Post, sebuah survei menunjukkan bahwa rata-rata orang Amerika lupa menyikat gigi lima kali seminggum meskipun 92 persen mengakui bahwa rutinitas perawatan mulut mereka penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Menjaga kebersihan gigi sangatlah penting karena kuman di mulut dapat berkembang biak dan menyebabkan infeksi seperti kerusakan gigi dan penyakit gusi yang menyakitkan. Apabila tidak diobati, bakteri berbahaya dapat menyebar melalui aliran darah dan memicu peradangan, hingga meningkatkan risiko pembekuan darah dan kemungkinan serangan jantung serta stroke.
Masalah lainnya yang juga bisa terjadi antara lain masalah pernapasan, komplikasi kehamilan, penyakit ginjal, masalah tidur, hingga penurunan fungsi kognitif.
