Jakarta,Gpriority.co.id- Minggu, 30 Oktober 2022, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) akan menggelar malam puncak Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 (ADWI 2022).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno” yang berlangsung secara hybrid di Gedung Sapta Pesona, Senin (17/10/2022), mengatakan nantinya pemenang yang lolos dalam penilaian para juri akan diberikan penghargaan pada Malam Anugerah ADWI 2022.
“Jadi, Malam Puncak ADWI 2022 ini merupakan penganugerahan kepada desa wisata-desa wisata terpilih sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka dalam mengembangkan Desa Wisata yang berkelanjutan, berdaya saing global, dan berkelas dunia. Ada 50 Desa Wisata yang bersaing memperebutkan 7 kategori penilaian. Yang pertama daya tarik wisata, kedua homestay terbaik, ketiga toilet terbersih, keempat souvernir terindah, kelima CHSE, keenam digital dan terakhir konten kreatif, ” kata Menparekraf Sandiaga Uno.
Menparekraf mengajak agar masyarakat untuk ikut serta dalam penilaian desa wisata terfavorit melalui pemberian like pada video profil Desa Wisata ADWI 2022 pada kanal YouTube Kemenparekraf yang dapat dilakukan mulai 24 hingga 28 Oktober 2022.
“Untuk mendukung Desa Wisata Terfavorit ADWI 2022, caranya dengan membuka account youtube Kemenparekraf, pilih video di playlist ADWI 2022, klik video desa wisata yang diinginkan, tonton videonya sampai habis. Jangan lupa like, comment, dan subscribe,” kata Sandiaga Salahuddin Uno.
Malam Puncak Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 akan dimulai dari pagi hari sampai malam dengan rangkaian acara: Lari bersama dengan para perwakilan 50 desa yang diundang ke Jakarta, mulai dari para kepala daerah (Gubernur, Bupati/Walikota), perwakilan dinas pariwisata dari 34 provinsi, serta komunitas lari yang ada di Jakarta. Dilanjutkan dengan pameran produk ekonomi kreatif dari 50 Desa Wisata ADWI di halaman depan Gedung Sapta Pesona. Terakhir, malam penganugerahan yang rencananya akan digelar di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta.
Mas Menteri begitu Sandiaga Salahuddin Uno disapa berharap ADWI 2022 bisa mendorong kebangkitan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan di bidang parekraf. Mengingat di tahun 2022 banyak desa yang mendaftar. “Tahun 2022 ada 70.000 desa wisata dari 34 Provinsi yang mendaftar. Ini menandakan desa wisata tumbuh dengan pesat mengingat hanya 3.419 saja yang mendaftar. Hadirnya desa wisata tersebut tentu saja membuat perekonomian bisa kembali bangkit, mengingat banyak wisata dan kerajinan tangan yang bisa dijual di sana. Tidak hanya itu Bumdes yang mengelola desa wisata juga bisa mempekerjakan masyarakat sekitar,” jelasnya.
Sementara itu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu menyampaikan ADWI 2022 ini merupakan program yang menyentuh masyarakat dan membangkitkan semangat pelaku parekraf.
“Program ini merupakan program yang betul-betul menyentuh kepada masyarakat, sekalipun hanya 12 desa wisata yang saya visitasi. Tapi di situ saya melihat antusiasme dari masyarakat desa untuk maju dan untuk bisa menikmati pariwisata ini sangat tinggi,” kata Vinsensius yang mendampingi Menparekraf dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno, secara offline.
Melihat antusiasme yang begitu tinggi, Vinsensius yakin, di tahun 2023 jumlah desa wisata yang mengikuti ADWI bertambah. Sehingga kebangkitan wisata dimulai dari Desa seperti pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa terus terlaksana..(Hs.Foto.Kombik Kemenparekraf)
