Jakarta, GPriority.co.id – Senin, (02/01/2023) Pemerintah Provinsi Maluku menggelar upacara yang dilaksanakan pada 2 tempat secara bersamaan yakni di Monumen Martha Christina Tiahahu Karang Panjang Ambon dan Pangkalan Utama Angkatan Laut IX Ambon. Upacara ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tijahahu ke-205.
Melansir dari wikipedia, di bawah ini merupakan history dari Martha Christina Tiahahu sebagai pahlawan nasional wanita. Martha Christina Tiahahu adalah seorang gadis yang lahir pada 4 Januari 1800 di desa Abubu, Nusalaut, Maluku Tengah.
Pada usia 17 tahun, ia ikut mengangkat senjata melawan tentara Belanda. Ayahnya adalah Kapitan Paulus Tiahahu, seorang kapitan dari negeri Abubu yang membantu Thomas Matulessy dalam Perang Pattimura pada 1817.
Sejak awal perjuangan, ia selalu ikut mengambil bagian dan pantang mundur. Dengan rambut panjangnya yang terurai ke belakang serta berikat kepala sehelai kain berang (merah), ia setia mendampingi ayahnya dalam setiap pertempuran, baik di Pulau Nusalaut maupun di Pulau Saparua.
Di dalam pertempuran yang sengit di Desa Ouw – Ullath jasirah tenggara Pulau Saparua yang tampak betapa hebat srikandi ini menggempur musuh bersama para pejuang rakyat. Namun akhirnya karena tidak seimbang dalam persenjataan, tipu daya musuh dan pengkhianatan, para tokoh pejuang dapat ditangkap dan menjalani hukuman. Ada yang harus mati digantung dan ada yang dibuang ke Pulau Jawa. Kapitan Paulus Tiahahu divonis hukum mati tembak. Martha Christina Tiahahu berjuang untuk melepaskan ayahnya dari hukuman mati, tetapi ia tidak berdaya dan meneruskan bergerilyanya di hutan, tetapi akhirnya tertangkap dan hendak diasingkan ke Pulau Jawa. Saat itulah ia jatuh sakit, namun ia menolak diobati oleh orang Belanda.
Di Kapal Perang Eversten, Martha Christina Tiahahu menemui ajalnya dan dengan penghormatan militer jasadnya diluncurkan di Laut Banda tepatnya di antara Pulau Buru dan Pulau Manipa pada tanggal 2 Januari 1818. Untuk menghargai jasa dan pengorbanannya, Martha Christina Tiahahu dikukuhkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Itulah sejarah singkat yang bisa kita ingat kembali tentang perjuangan Martha Christina Tiahahu, terutama untuk daerah Maluku. (srw.foto:istimewa)
