Dorong Generasi Muda Berani Bermimpi, Prabowo Buka Istana Negara untuk Siswa

Presiden Prabowo Subianto membuka istana negara untuk para siswa/Foto Sekretariat Kabinet

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengadakan program “Istana untuk Siswa Sekolah” yang mulai dilaksanakan pada Selasa (7/6) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Program ini berupa membuka Istana Kepresidenan bagi para siswa sebagai bagian dari upaya membangun dan menumbuhkan semangat generasi muda Indonesia.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, yang juga tercermin dalam berbagai program prioritas pemerintah. Program tersebut antara lain makan bergizi, renovasi sekolah, penyediaan fasilitas pendidikan, hingga peningkatan kesejahteraan guru.

“Salah satu program terbesar Bapak Presiden adalah investasi membangun dan membentuk generasi muda. Ada makan bergizi, ada renovasi sekolah, toilet, kita pasang TV digital pembelajaran. Kemudian ada sekolah rakyat, sekolah integrasi, sekolah Garuda, ada insentif dan kesejahteraan untuk guru dan lain sebagainya. Hari ini kita buka istana untuk anak-anak sekolah untuk generasi penerus bangsa,” ujar Teddy dalam keterangannya.

Dia menjelaskan, melalui kegiatan “Istana untuk Siswa Sekolah”, para pelajar diajak mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab, serta berkeliling istana untuk mengenal sejarah bangsa dan sistem pemerintahan. Para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai ruang penting di istana, termasuk tempat pengambilan keputusan strategis negara.

“Kita ajak mereka untuk melihat istana, kita ajak mereka untuk melihat tempat-tempat di mana keputusan besar bangsa ini pernah diambil. Untuk apa? Untuk memberi mereka keinginan untuk bercita-cita setinggi mungkin untuk bangsa ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Teddy menjelaskan program tersebut tidak hanya dilaksanakan di Istana Merdeka dan Istana Negara, tetapi juga akan diperluas ke seluruh Istana Kepresidenan di berbagai daerah di Indonesia. Sekolah-sekolah dari berbagai wilayah, termasuk di luar Pulau Jawa, akan difasilitasi untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Sekolah yang ingin mengikuti program “Istana untuk Siswa Sekolah” dapat mendaftarkan diri melalui Kementerian Sekretariat Negara maupun Sekretariat Kabinet. Para pendaftar nantinya akan dijadwalkan oleh panitia untuk melakukan kunjungan ke Istana.

“Untuk seleksinya tidak ada. Jadi silahkan daftar ke tadi yang saya bilang kemudian nanti akan diatur oleh panitianya,” ucap Teddy.

“Intinya Bapak Presiden ingin sebesar-besarnya istana ini dibuka untuk rakyat. Saat Lebaran ada, kemudian saat hari-hari besar lainnya ada, nah ini untuk anak-anak sekolah,” pungkasnya.