DPMPTSP Kota Tual Semakin Permudah Investasi


Kota Tual memang baru memiliki Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja (DPM-PTSP dan TK) pada April 2017. Namun torehan capaian dan prestasinya hingga kini sudah banyak dicapai.

DPM-PTSP dan TK Kota Tual misalnya pernah mendapatkan penghargaan tertinggi pelayanan publik prima dari kementerian PAN-RB. Hal tersebut berdasarkan hasil evaluasi dari beberapa lembaga dan Kementerian PAN-RB pada tahun 2018. Disebutkan bahwa saat itu Kota Tual berhasil mendapatkan predikat sebagai Unit Penyelenggaraan Publik Kategori yang baik.

Pada tahun 2018, setelah dilakukan evaluasi Online Single Submission (OSS) Perizinan, Kota Tual diganjar pengelolaan perizinan secara online terbaik di Maluku. Padahal ketika itu sistem OSS masih mendapat penolakan dari beberapa pimpinan daerah. Perizinan secara online ini disebut mereka terkendala terkait SDM, penguasaan Ilmu Teknologinya, jaringan internet hingga kultur masyarakat.

OSS atau Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik adalah Perizinan Berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/wali kota kepada Pelaku Usaha melalui sistem elektronik yang terintegrasi. Sedangkan aplikasi yang digunakan untuk mendukung Proses perizinan adalah “SiCantik.” SiCantik merupakan aplikasi berbasis web yang terintegrasi dengan OSS untuk perizinan berusaha maupun layanan lainnya.

Selama ini proses perizinan di Kota Tual semuanya memang telah terintegrasi secara elektronik dengan Berbasis Resiko (Risk Base Approach) yang diberikan kepada pelaku usaha untuk memulai usahanya berdasarkan tingkat resiko kegiatan usahanya. Secara umum, investasi yang telah ada di Kota Tual di Bidang Perikanan, termasuk investasi di Bidang Perdagangan.

Dalam bidang perdagangan misalnya, DPMPTSP Kota Tual baru saja mengeluarkan perizinan untuk pembangunan tiga gerai Alfamidi. Izin tersebut dikeluarkan tanpa memungut sepeser pun biaya kepada investor menurut Kadis DPMPTSP Kota Tual, Ridwan Renwarin. Menurutnya, saat ini terdapat tiga gerai Alfamidi di Kota Tual yang sudah siap beroperasi, sedangkan satu gerai dalam proses pembangunan. Ridwan juga menjelaskan Alfamidi berencana membangun sepuluh gerai di Kota Tual. Sementara terkait tenaga kerja yang akan diserap, pihaknya memprioritaskan Pemuda Tual untuk bekerja pada Alfamidi tersebut. (PS)