Jakarta, GPriority.co.id – Penjualan ritel Daihatsu pada Oktober 2025 kembali dipimpin oleh segmen kendaraan komersial, terutama Gran Max Pick Up yang mencatat distribusi 4.436 unit. Model tersebut menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 36,4 persen dari total penjualan Daihatsu bulan itu.
Secara keseluruhan, Daihatsu membukukan penjualan 12.196 unit pada Oktober 2025. Angka ini meningkat tujuh persen dibandingkan September yang mencapai 11.390 unit.
“Kami bersyukur, sepanjang Oktober 2025 lebih dari 80 persen penjualan Daihatsu didukung oleh segmen commercial low dan LCGC,” kata Marketing and Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani dalam keterangan resminya, Jumat (14/11).
Selain Gran Max Pick Up, beberapa model lain turut menopang performa penjualan. Gran Max Mini Bus mencatat 2.408 unit atau berkontribusi 19,7 persen. Di segmen LCGC, Sigra menyumbang 2.348 unit (19,3 persen), sementara Ayla mencapai 764 unit (6,3 persen).
Sri Agung menambahkan bahwa segmen kendaraan komersial ringan masih menjadi andalan Daihatsu.
“Khusus segmen Commercial Low mendominasi penjualan Daihatsu sekitar 56% yang berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian di Indonesia karena menjadi mitra bisnis bagi para pelaku usaha dan UMKM baik perorangan maupun perusahaan,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, Daihatsu mengamankan pangsa pasar sekitar 17 persen, atau setara 112.530 unit dari total pasar otomotif nasional yang berjumlah kurang lebih 660 ribu unit.
Kepercayaan konsumen terhadap produk Daihatsu disebut berasal dari sejumlah faktor, mulai dari efisiensi bahan bakar, harga kompetitif, total cost ownership yang ekonomis, hingga kemudahan perawatan berkat jaringan layanan purnajual yang luas serta nilai jual kembali yang stabil.
