Gunakan Visa Peziarah, 203 Jemaah Calon Haji Asal Sidrap Gagal Masuk Makkah, Menunggu Deportase

Sidrap, GPriority.co.id – Sebanyak 203 jemaah calon haji asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan ditahan di Jeddah, Arab Saudi. Penahanan dilakukan saat jemaah masuk ke tanah suci Makkah.

Sontak, informasi tersebut membuat heboh warga Kabupaten Sidrap, Jumat (15/6). Dilaporkan jemaah calon haji asal Sidrap ditahan karena tidak menggunakan visa haji melainkan visa peziarah sebagaimana yang diberikan pengurus travel tempat mereka mendaftar haji.

“Mereka pakai visa peziarah bukan visa haji makanya saat hendak masuk ke tanah suci (Makkah) mereka langsung ditahan kepolisian setempat. Salah seorang korban adalah keluargaku,” ungkap Ahlan, warga Kabupaten Sidrap.

Bersamaan dengan beredarnya informasi tersebut, beredar juga sebuah rekaman pesan suara berdurasi 6 menit 13 detik.

Dalam pesan suara tersebut terdengar suara seorang wanita yang sedang minta maaf kepada para jemaah calon haji yang ditahan dan tidak jadi masuk Makkah tersebut.

Sejumlah pihak menduga suara wanita tersebut adalah pemilik travel di Sidrap yang memberangkatkan para jemaah calon haji tersebut menggunakan visa peziarah.

Pelaksana harian (Plh) Pelaksana Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Sidrap, H Tahir juga mendengar informasi yang tersebut. Namun, dia mengaku, hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke Kemenag Sidrap terkait informasi tersebut.

“Yang kami tahu bahwa mereka itu berangkat melalui travel. Kalau yang berangkat secara reguler yang kita berangkatkan semua aman dan hari ini mereka semua masuk Makkah tanpa ada hambatan,” ujar Tahir singkat.

Foto: Agustin Effendy