IFBC 2024, Genjot Perekonomian Indonesia Lewat Sektor Waralaba

Jakarta, GPriority.co.id – Perekonomian Indonesia terus tumbuh ditengah dunia tengah mengalami resesi. Saat ini Ekonomi Indonesia tumbuh 5,4 persen angka tersebut diprediksi terus meningkat.

Hal ini diyakini Drs. Isy Karim, M.Si. selaku Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri saat membuka pameran franchise bernama Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2024, Jumat (23/2) di ICE BSD, Tangerang.

“Kegiatan ini diusung untuk menggiatkan semangat berwirausaha guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi,” kata Isy Karim

Tak hanya itu, Isy Karim juga meyakini kehadiran IFBC 2024 menjadi jembatan di sektor ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno melalui video sambutannya mengatakan, IFBC 2024 bisa menjadi salah satu alternatif dalam mencetak pengusaha.

“Saat ini kita kekurangan pengusaha. Kemenparekraf mencatat di tahun 2023 baru 9 juta pengusaha yang bermunculan. Ini tentu harus lebih ditingkatkan. Tujuannya agar Indonesia keluar dari negara Middle Up,” tutur Sandi.

Menurut Sandiaga Uno, salah satu cara mencetak pengusaha melalui IFBC 2024. Karena disini, masyarakat bisa belajar berbisnis dengan pengusaha yang sudah berpengalaman.

Pada kesempatan yang sama, Chairman of the Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Anang Sukandar dalam sambutannya meminta agar pameran ini dimanfaatkan juga oleh perusahaan dalam negeri.

Dengan demikian, kata dia, produk dalam negeri bisa semakin booming dan dikenal orang.

“Selama pameran berlangsung, para calon pengusaha bisa melakukan konsultasi bisnis secara gratis dengan Asosiasi Franchise Indonesia, DK Consulting, FT Consulting, Sarosa Consulting, Benwarg Consulting, Jun Cai Law Firm & Partners,” ucap Neo Expo Promosindo selaku pihak penyelenggara dalam siaran persnya secara tertulis, Jumat (23/2).

Perlu diketahui, pameran yang berlangsung di Tangerang ICE BSD Hall 1 pada 23-25 Februari 2024 dimeriahkan oleh 193 merek petuang usaha yang terdiri dari waralaba, kemitraan, keagenan, investasi dan distributor.

Selain itu, para calon pengusaha juga mendapatkan program edukasi mencakup pembekalan pengetahuan dari dari ahli hukum, konsultan, dan pelaku usaha yang berpengalaman. Salah satunya adalah seminar daring Sinergi Franchise “Strategi Manajemen Keuangan untuk Mencapai Profitabilitas”.

Foto: Dok Pribadi