Jokowi Apresiasi Kinerja Kemendag dan Pemda terkait Pasar Rakyat

BSD, Gpriority-Presiden Jokowi saat m membuka acara peresmian pasar dan pasar award sekaligus membuka rapat kerja Indonesia Trade Forum 2019 di ICE BSD, Hall 3A, Kabupaten Tangerang pada selasa (12/3) mengatakan, ” Dalam empat tahun ini ekonomi dunia sedang ada dalam posisi yang tidak baik, sehingga mempengaruhi perekonomian di dalam negeri. Meskipun demikian kita wajib bersyukur ekonomi Indonesia masih tumbuh di atas 5,7 persen. Ini patut disyukuri, karena banyak negera yang tidak bisa mempertahankannya.”

Berbicara mengenau Inflasi, Jokowi mengatakan di tahun 2013 berada pada angka 8 persen lebih, kemudian turun hingga 3,13 persen diakhir 2018.” Artinya pengendalian harga bisa dilakukan pada angka yang sangat rendah. Kalau ada yang menyampaikan harga naik itu sudah biasa, tapi Kenyataannya kita ini turunnya sangat anjlok sekali”, ucap Jokowi.

Jokowi juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Kemendag dan Pemerintah Daerah karena telah membangun 4.200 pasar diseluruh tanah air dan pasar kecil yang berjumlah 8.900. ” Ini artinya perhatian pemerintah terhadap pasar sangat besar dan diharapkan target 5.200 pasar rakyat bisa tercapai,” ujarnya.

” Hampir setiap minggu saya mendengar keluhan masyarakat dan pedagang di pasar, pak kita kalah dengan yang online. Inilah yang menjadi perhatian saya. Untuk itulah saya meminta kepada Kemendag untuk mulai membangun ekosistem online, sehingga pasar rakyat memiliki market place di Industri 4.0,” tambah Jokowi.

Untuk mempersiapkan ekosistem ofline dan online, Jokowi berpesan agar pedagang mau memperbaiki produk pasar. Menyiapkan branding yang ada baik warna maupun tulisan sehingga ketika masuk ke pasar barang itu enak dijual baik di online maupun ofline. ” Ini bisa menjadi kekuatan besar bagi perekonomian nasional. Dan kalau sudah maju bisa turut bersaing di Pasar global,” jelas Jokowi.

Jokowi juga mengatakan dalam era digital kecepatan sangat penting sekali dengan merespon agar tidak ketinggalan. Karena negara yang cepat akan mengalahkan yang lambat. Untuk Itulah Jokowi di akhir sambutan berpesan agar merubah maindset kita untuk cepat beradaptasi dengan Industri 4.0.Sehingga perekonomian Indonesia bisa semakin maju.(Hs.Foto:Hs)

Related posts