Kabar Gembira! Industri Pers Dipastikan Dapat Insentif Pajak

Jakarta,gpriority-Kabar gembira datang dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani di mana pemerintah memastikan industri pers juga bakal mendapatkan insentif pajak dalam kaitannya dengan dampak covid-19.

Ditegaskan Menkeu, media massa termasuk industri yang mendapat insetif pajak. “Langsung saya jawab, perusahan pers termasuk (yang mendapat insentif pajak). Jadi, jangan khawatir,” kata Sri Mulyani dalam diskusi virtual dengan pimpinan media massa, Kamis malam, 23/4/2020.

Pada Sabtu,11 April 2020, Ketua Dewan Pers M.Nuh telah meminta kepada pemerintah untuk mempertimbangkan agar industri pers diberikan insentif di tengah pandemi covid-19.

Ada sembilan poin yang dikemukakan oleh M Nuh terkait dengan insentif bagi industri pers, di antaranya penghapusan kewajiban pajak penghasilan (PPh) Pasal 21, 22, dan 25. Juga, usulan penghapusan PPh omzet perusahaan pers dan penangguhan pembayaran denda pajak.

Awalnya jumlah perusahaan yang mendapat keringanan insentif pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23 Tahun 2020 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Covid-19, hanya 440. Kini, termasuk industri pers, jumlah penerima insentif pajak diperluas menjadi 1.083 sektor usaha.#

Related posts