Kanada Apresiasi Indonesia Usai Berhasil Negosiasi Tarif Resiprokal 19 Persen

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan), bersama Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste, Jess Dutton (kiri), pada pertemuan Selasa (19/8) kemarin/Foto : Dok. Humas Kemenko Bidang Perekonomian Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan), bersama Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste, Jess Dutton (kiri), pada pertemuan Selasa (19/8) kemarin/Foto : Dok. Humas Kemenko Bidang Perekonomian

Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Kanada mengapresiasi Indonesia usai berhasil melakukan negosiasi tarif resiprokal 19 persen, dari yang sebelumnya ditetapkan sebesar 32 persen oleh Presiden AS (Amerika Serikat), Donald Trump.

Sebelumnya, Trump menetapkan tarif resiprokal 32 persen untuk produk-produk Indonesia yang masuk ke AS, pada bulan April lalu. Namun usai melakukan negosiasi, melalui unggahan pada platform Truth Social miliknya, Trump mengumumkan jika tarif resiprokal untuk Indonesia turun menjadi 19 persen.

Adapun apresiasi disampaikan oleh Duta Besar (Dubes) Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste, Jess Dutton, di Jakarta, Selasa (19/8) lalu sebagaimana dilansir dari rilis Kemenko Bidang Perekonomian RI.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia-Kanada juga sepakat berkolaborasi untuk saling menguntungkan, melihat nilai perdagangan dan investasi Indonesia-Kanada yang memiliki potensi besar dalam beberapa tahun terakhir.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga turut membahas penguatan kerja sama ekonomi bilateral, yaitu perkembangan perundingan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement atau ICA-CEPA. Begitupun dengan potensi kerja sama perdagangan.

Airlangga menyebut, melalui ICA-CEPA diharapkan dapat terbuka peluang yang lebih luas untuk meningkatkan perdagangan barang, jasa, berikut juga dengan investasi antara Indonesia dengan Kanada.

Sementara menurut Dubes Jess, perjanjian ICA-CEPA diharapkan dapat menjadi momentum untuk membahas agenda kerja sama baik di bidang perdagangan, energi, serta keamanan antara Indonesia dan Kanada.

“Pentingnya kolaborasi Pemerintah Indonesia dan Kanada sebagai landasan kuat dalam meningkatkan hubungan ekonomi bilateral yang saling menguntungkan, juga mendorong diversifikasi kerja sama di berbagai bidang,” ungkap Airlangga.