Kisah Para Guru SD Negeri 162 Barru yang ‘Jemput Bola’ Rekrut Murid

Barru, Gpriority.co.id – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) SD Negeri 162 Barru, di Dusun Tangngassoe, Desa Jangan-Jangan, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, harus bergantian menjemput dan mengantar 2 orang murid baru tahun ajaran 2026-2027 yang jadi siswa di sekolahnya.

Meski jumlah murid baru hanya 2 orang, semangat para guru untuk mempertahankan keberlangsungan pendidikan di wilayah terpencil tersebut tidak pernah surut.

Memastikan anak-anak tetap memperoleh hak atas pendidikan, para guru melakukan jemput bola, yakni mendatangi calon siswa ke kampung kampung sekitar untuk mengajak mereka bersekolah.

Hasilnya, satu murid berhasil direkrut dari Dusun Pangi, sementara satu murid lainnya berasal dari Dusun Ammerung, Desa Bacu-Bacu.

Perjuangan para guru tidak berhenti sampai di situ. Kepala UPTD SD Negeri 162 Barru, Sitti Aminah, mengatakan para guru secara bergantian mengantar dan menjemput kedua murid tersebut setiap hari agar mereka tetap bisa mengikuti pembelajaran.

Kondisi minimnya jumlah siswa bukan hal baru bagi sekolah yang ada di daerah terpencil ini. Saat ini siswa dari kelas I hingga kelas VI hanya 11 orang. Artinya, rata-rata setiap tingkat hanya diisi satu hingga tiga siswa.

Guru kelas I, Jusmawati, mengaku selama mengajar jumlah siswa dalam satu kelas paling banyak hanya tiga orang.

“Bahkan pernah hanya satu siswa dalam satu kelas. Paling banyak siswa kami itu tiga orang,” jelasnya.

Reportase : Agustin Effendy

Foto : Istimewa