Yogyakarta, GPriority.co.id – Muhammadiyah tengah mempersiapkan lompatan besar di bidang pendidikan dasar melalui pembangunan Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS).
Sekolah yang digadang menjadi SD Islam internasional terbesar di Yogyakarta ini disiapkan sebagai pusat pendidikan untuk mencetak generasi muslim berdaya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Pengembangan MSUS dilatarbelakangi tingginya minat masyarakat terhadap SD Muhammadiyah Sapen yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah dasar unggulan di Indonesia. Bahkan, antrean pendaftaran siswa baru disebut telah penuh hingga sekitar lima tahun ke depan, menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan sekolah tersebut.
Dilansir dari laman resminya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa pembangunan kampus baru bukan sekadar memperluas fasilitas, melainkan menjadi tonggak penting transformasi pendidikan Muhammadiyah.
“SD Muhammadiyah Sapen sudah memiliki kualitas di atas rata-rata. Bila terlambat mengambil momentum, maka akan kehilangan kesempatan untuk terus berkembang, sementara banyak institusi lain terus bertumbuh,” ujar Haedar saat peletakan batu pertama pembangunan MSUS.
MSUS dibangun melalui kolaborasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, serta Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kampus baru berdiri di kawasan Tamantirto, Bantul, tepat di depan kompleks UMY, dengan dukungan hibah lahan sebagai bentuk komitmen memperkuat ekosistem pendidikan Muhammadiyah.
Konsep “Universal School” yang diusung MSUS tidak hanya menitikberatkan pada prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, kepemimpinan, penguasaan bahasa asing, literasi digital, hingga kolaborasi internasional. Sekolah ini nantinya akan menjadi bagian dari jaringan kerja sama sekolah global sehingga peserta didik memiliki pengalaman belajar lintas budaya sejak usia dini.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menilai tingginya antrean masuk SD Muhammadiyah Sapen menjadi bukti nyata kualitas pendidikan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
“Untuk masuk di SD Muhammadiyah Sapen ini sangat sulit dan perlu adanya antrean. Ini menunjukkan kualitas sekolah sekaligus kepercayaan orang tua kepada Muhammadiyah dalam membentuk karakter dan kader masa depan,” ujarnya.
Melalui MSUS, Muhammadiyah berharap lahir generasi muslim global yang unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi, kepemimpinan, serta memiliki karakter Islam berkemajuan. Kehadiran sekolah ini juga diharapkan menjadi model pengembangan pendidikan dasar Muhammadiyah di berbagai daerah, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menghadirkan pendidikan Islam berstandar internasional.
