Komunikasi ke Iran Agak Sulit, Menlu RI Imbau WNI Tetap Waspada

Menlu RI Sugiono imbau WNI di Iran agar tetap waspada mengingat situasi dan kondisi di negara tersebut sedang tidak baik-baik saja/Foto : Dok. Kemlu RI Menlu RI Sugiono imbau WNI di Iran agar tetap waspada mengingat situasi dan kondisi di negara tersebut sedang tidak baik-baik saja/Foto : Dok. Kemlu RI

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Sugiono, mengimbau para WNI yang berada di Iran untuk tetap waspada. Ia pun menyebut jika saat ini komunikasi ke Iran agak sulit.

“Komunikasi agak sulit ke Iran. Tapi dari informasi terakhir yang saya terima karena kebanyakan warga negara Indonesia di Iran itu adalah pelajar yang terkonsentrasi di Qom dan Isfahan, laporan yang sampai ke saya tentu saja ini juga kita lihat dinamikanya. Tidak banyak WNI yang terdampak,” ujar Menlu Sugiono usai dimintai keterangan oleh wartawan pada Rabu (14/1) kemarin.

Menlu Sugiono melanjutkan, dilihat dari situasi saat ini belum diperlukan evakuasi bagi WNI di Iran. Kendati demikian, Kemlu RI terus melihat perkembangan situasi kondisi di Iran, terutama di titik-titik demonstrasi besar.

“Tetapi juga kita harus sampaikan kepada seluruh warga negara Indonesia yang ada di Iran untuk tetap waspada, perhatikan perkembangan situasi, menghinadri tempat-tempat atau titik-titik demonstrasi,” ungkapnya.

Sugiono melanjutkan, saat ini pihak KBRI Tehran tengah mempersiapkan langkah-langkah lanjutan apabila situasi darurat terjadi.

“Saya juga sudah menyampaikan kepada dubes kita di Teheran untuk mempersiapkan langkah-langkah jika sewaktu-waktu evakuasi itu perlu dilakukan,” tutupnya.

Sebelumnya, KBRI Tehran dalam rilisnya juga menegaskan hal serupa, dimana untuk saat ini belum diperlukan evakuasi bagi WNI yang berada di wilayah Iran.

“KBRI Tehran mengimbau seluruh WNI di Iran agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi, menghindari lokasi pusat-pusat demonstrasi dan kerumunan massa, serta menjaga komunikasi dengan KBRI Tehran,” tulis rilis tersebut.

KBRI Tehran juga mengimbau bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Iran agar menunda sementara hingga situasi dan kondisi dinyatakan kondusif seperti sedia kala.

“Dalam situasi darurat, WNI dapat segera menghubungi Hotline KBRI Tehran melalui nomor +98 9914668845 / +98 902 466 8889 atau Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri melalui nomor +62 812-9007-0027,” tutup rilis tersebut.