Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke daerah Bekasi pada Jumat (16/2) kemarin. Kedatangan Presiden RI itu disambut oleh warga Bekasi dengan sangat antusias, saat rombongan Presiden tiba di GOR Basket, Bekasi Selatan.
“Katanya ada Pak Jokowi mau datang ke GOR, ya udah saya langsung ajah dateng. Pengen ngeliat benar enggak ada Pak Jokowi,” kata Wati, salah satu warga Bekasi.
Nampak terlihat ratusan orang berdatangan dari sejumlah wilayah di Kota Bekasi. Mereka datang sejak pagi hari untuk bisa mendapatkan bansos yang dibagikan langsung oleh Presiden Jokowi.
“Senang bisa dapat bansos. Apalagi sekarang beras harganya mahal, lumayan bisa membantu jadinya,” ujar Yaroh, seorang warga Bekasi yang mendapatkan uluran bansos.
Sementara itu warga Bekasi lainnya yang mendapatkan bansos, mengatakan bahwa isi paket bansos yang diterimanya cukup banyak. Mulai dari beras, gula, teh, minyak dan biskuit. Ia pun mengaku senang bisa mendapatkan paket tersebut. Sebab sangat bermanfaat untuk dirinya dan keluarga.
Berdasarkan penuturan warga Bekasi, untuk mendapatkan bansos dari Presiden Jokowi, mereka hanya cukup menunjukkan KTP saja. Selain bansos, Presiden Jokowi yang juga turut didampingi oleh Mentri Perdagangan, Zulkifli Hasan, juga membagikan kaos kepada sejumlah warga.
Selain mengulurkan bansos, kunjungan Presiden Jokowi kali ini ke Bekasi, juga dalam rangka bertemu para pelaku UMKM. Khususnya bagi mereka yang tergabung dalam program Mekaar.
Program Mekaar merupakan program pemerintah melalui Permodalan Nasional Madani (PNM). Layanan ini diperuntukan bagi perempuan prasejahtera dan pelaku usaha ultra mikro yang mendapat aktivitas pendampingan usaha secara kelompok.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga memuji produk-produk yang dihasilkan para nasabah program Mekaar (membina ekonomi keluarga sejahtera) di Bekasi. Untuk diketahui, program ini merupakan binaan Permodalan Nasional Madani (PNM).
Presiden Jokowi menilai produk-produk tersebut memiliki kualitas yang sangat baik. Ia juga meyakini produk tersebut mampu bersaing dengan produk luar negeri karena harganya sangat kompetitif.
Foto : Setkab RI
