Lestarikan Akulturasi Budaya Belanda-Semarang Melalui Festival Kota Lama


Jakarta,GPriority.co.id – Penyelenggara Festival Kota Lama (FKL) Semarang resmi mengumumkan bahwa acara ini akan kembali digelar tahun ini pada tanggal 12-15 September 2022.

Tahun lalu, panitia acara mengubah segala bentuk susunan acara kedalam bentuk virtual atau online karena sebagian besar di wilayah Indonesia masih dibayangi situasi pandemi COVID-19.

Kegiatan FKL merupakan bentuk nyata kolaborasi unsur pemerintah dengan pihak swasta, yaitu Pemprov Jateng, Pemkot Semarang, Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BP2KL) Semarang, KBRI Den Haag, Kemenparekraf, dan Oen’s Foundation Semarang.

Penyelenggaraan FKL selalu mendapat perhatian masyarakat khususnya warga Jawa Tengah yang menantikan acara tahunan ini. Festival ini selalu dimeriahkan oleh sejumlah komunitas dengan berbagai macam atraksi dan pertunjukkan seni budaya bernuansa Belanda-Semarang.

Selain pertunjukkan seni, ada pula konser musik, wisata kuliner legendaris, jelajah Kota Lama, bedah buku dan film, pameran, seminar dan workshop, lomba-lomba hingga belajar Bahasa Belanda.

Festival Kota Lama Semarang biasanya diadakan di titik-titik lokasi wisata sekitaran kota Semarang seperti gedung Marabunta, Taman Kota Lama, Oudetrap, Monod, Soesman Kantor, Gereja Blenduk, Jalan Cendrawasih, Jalan Suprapto, dan Jalan Kepodang.

Tujuan diadakannya Festival Kota Lama adalah sebagai bentuk wujud cita-cita Kota Lama menjadi warisan budaya dunia. Selain melakukan acara yang bersifat hiburan, penyelenggara FKL menjelaskan bahwa festival ini memiliki tujuan untuk melestarikan bangunan lama di kawasan Kota Lama Semarang.

Ketua Penyelenggara FKL, Agus Suryono mengatakan bahwa akan ada yang namanya ‘Road to FKL’ atau serangkaian acara sebelum FKL digelar di bulan September. Salah satu acara yang sudah dilakukan adalah pagelaran Wayang On The Street pada awal Maret 2022 lalu.(Hn.)

Related posts