Jakarta, GPriority.co.id – Memasuki bulan Ramadan yang tinggal 2 hari lagi, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu pertanyaan terbesar.
Seperti dikutip dari ANTARA pada Kamis (27/2), Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, baru saja mengumumkan program Makanan Bergizi Gratis akan terus berlanjut sepanjang Ramadan. Namun, sistemnya akan disesuaikan agar para siswa dapat membawa makanannya pulang.
Lebih lanjut Dadan menjelaskan para siswa yang berpuasa dapat menyimpan makanannya berbuka puasa, sedangkan mereka yang tidak berpuasa dapat makan di sekolah secara diam-diam atau membawanya pulang.
Ia juga menyebutkan makanan yang disediakan akan dirancang agar lebih tahan lama dan tetap segar. Beberapa contohnya termasuk susu, telur rebus, kurma, biskuit kering yang diperkaya, buah, dan terkadang bubur kacang hijau atau hidangan penutup kelapa manis, semuanya sambil memastikan gizi yang seimbang.
Disalurkan Dengan Kemasan Berbeda

Sementara itu, nantinya Makan Bergizi Gratis selama bulan Ramadan akan disalurkan dengan kemasan yang berbeda, menurut Dadan. Kantong yang digunakan tidak lagi menggunakan plastik, sehingga dapat dengan mudah dapat dibawa pulang oleh anak-anak sekolah.
Lebih lanjut, kantong tersebut akan dibawa lagi keesokan harinya, ditukarkan dengan kantong yang berisi Makanan Bergizi Gratis baru. Metode ini dilakukan untuk mengurangi sampah plastik, juga melatihan kedisiplinan pada anak.
Dadan pun menekankan, Makan Bergizi Gratis akan terus berlangsung hingga menjelang Idulfitri. Bukan hanya untuk siswa muslim, tetapi juga diberikan kepada siswa non muslim.
Pihaknya juga menerima usulan pemberian Makan Bergizi Gratis seperti biasa selama Ramadan kepada siswa non muslim terutama bagi daerah-daerah di Indonesia dengan mayoritas penduduk non muslim.
Dadan berharap, pemberian Makan Bergizi Gratis ini dapat memberikan inspirasi bagi para orang tua murid untuk menyediakan makanan sehat selama Ramadan.
Editor: Novita Intan
Foto : Dok. ANTARA
