Manokwari Butuh Lebih Jaringan Internet untuk Program Merdeka Belajar


Jakarta, Gpriority.co.id – Jaringan internet di Kabupaten Manokwari masih belum merata. Padahal banyak aplikasi online yang digunakan oleh kampung semisal Siskeudes dan aplikasi lainnya. Sementara pada tahun 2023 program merdeka belajar yang harus diterapkan juga membutuhkan dukungan akses internet. Kendala itu menurut Martin Dowansiba, Kadis Pendidikan Manokwari harus dicarikan solusinya.

Ditemui dalam acara Sosialisasi Membangun Kemitraan Pemerintah Daerah dan Kampus Melalui Program Dana Hibah Kedaireka 1-2 Triliun Tahun 2023 yang berlangsung di Auditorium Gedung D, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek dan Teknologi, Martin mengatakan kendala di daerahnya adalah belum meratanya jaringan internet. Disisi lain pihaknya berharap Kurikulum Merdeka Belajar dapat terealisasi dengan baik mulai dari jenjang pendidikan dini, Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama.

“Saya kira program Merdeka Belajar sangat bagus. Melalui Merdeka Belajar yang sederhana diharapkan partisipasi guru dan siswa akan tinggi. Program itu sangat bermanfaat, kurikulumnya jauh lebih bagus daripada kurikulum sebelumnya,” ujarnya. Walau Manokwari belum sepenuhnya menerapkan Program Merdeka Belajar karena keterbatasan jaringan internet, namun sekolah yang ada di wilayah perkotaan secara bertahap sudah melakukannya.

“Kita harapkan di tahun ajaran baru ini sudah bisa melakukan Merdeka Belajar. Pengajar dapat ikut pelatihan-pelatihan dengan begitu mereka bisa menyiapkan materi pembelajaran sesuai dengan program Merdeka Belajar.” Katanya lagi. Martin sangat berterimaksih atas Sosialisasi Membangun Kemitraan Pemerintah Daerah dan Kampus Melalui Program Dana Hibah Kedaireka 1-2 Triliun Tahun 2023. Baginya hal itu adalah bentuk informasi dan inovasi baru yang sangat baik. “Tentu kami di daerah, baik Bupati dan Kadis sangat mendukung dan mengapresiasi program Kedaireka,” pungkasnya. (PS.Foto.HS)

Related posts