Mengapa Kita Harus Merayakan Hari Ibu? Simak Dulu Sejarahnya

Hari Ibu di Indonesia dirayakan setiap tanggal 22 Desember/Foto : Ilustrasi Dok. Depositphotos Hari Ibu di Indonesia dirayakan setiap tanggal 22 Desember/Foto : Ilustrasi Dok. Depositphotos

Jakarta, GPriority.co.id – Hari Ibu dirayakan setiap tanggal 22 Desember dan dianggap istimewa. Sebab, pada hari ini dapat menjadi momen untuk lebih dekat dengan ibu kita. Di beberapa negara dunia pun Hari Ibu dianggap sebagai hari libur nasional.

Hari Ibu merupakan perayaan tahunan yang menghormati dan menghargai figur ibu di seluruh dunia. Meskipun tanggalnya berbeda di negara-negara lain, namun tujuan merakayan Hari Ibu memiliki satu kesamaan yaitu mengakui kontribusi penting para ibu bagi keluarga mereka.

Dilansir dari interflora, tradisi merayakan Hari Ibu sebenarnya sudah ada sejak peradaban kuno, di mana konsep keibuan sangat dihormati dan dihargai. Kala itu, Bangsa Yunani dan Romawi kuno merayakan festival untuk menghormati dewi ibu Rhea dan Cybele.

Sementara itu, Gereja Kristen telah lama merayakan hari raya yang disebut ‘Mothering Sunday’. Hari raya ini awalnya merupakan perayaan keagamaan yang jatuh pada hari Minggu keempat masa Prapaskah dan menjadi waktu bagi keluarga untuk berkumpul dan merayakan sosok ibu dalam hidup mereka, terutama di Inggris.

Hari Ibu juga datang dari upaya Anna Jarvis, seorang aktivis sosial yang beekrja untuk meningkatkan kesehatan dan kondisi hidup ibu dan anak di Amerika Serikat selama akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.

Lewat perayaan ini, Anna ingin menghargai ibunya sendiri. Ia pun mengadakan perayaan Hari Ibu pertama pada tahun 1908 di kota kelahirannya, Grafton, West Virginia. Seiring berjalannya waktu, perayaan tersebut kemudian menyebar ke seluruh negeri dan diakui sebagai hari libur nasional pada tahun 1914.

Saat ini, Hari Ibu dirayakan di banyak negara dunia. Tak sedikit yang menggunakan hari ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kasih sayang dan penghargaan kepada ibu mereka dengan memberikan hadiah, salah satunya bunga. Bahkan, restoran dan bisnis lainnya juga mengadakan promo khusus Hari Ibu.

Hari Ibu juga dianggap sebagai momen untuk merenungkan cinta dan kasih sayang yang diberikan oleh sosok ibu kepada orang-orang terdekat. Mereka dengan penuh kasih memberikan dukungan emosional, mengajarkan pelajaran hidup yang penting, serta menjadi panutan yang baik untuk anak-anaknya.

Apalagi, menjadi seorang ibu bukanlah hal yang mudah karena menuntut kesabaran, kekuatan, serta dedikasi. Para ibu sering kali harus menyeimbangkan berbagai tanggung jawab, mulai dari merawat anak-anak hingga mengelola rumah tangga dan mengejar karier.