Mengarungi Surga Bahari di Pulau Togean

Pulau Togean merupakan salah satu pulau yang berada di Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Pulau Togean memiliki luas sekitar 3.600 km2 dengan 6 pulau besar dan 60 pulau kecil, seperti Pulau Una-Una, Batudaka, Papan, Taipi, Talatakoh, Waleakodi, dan lain-lain.

Pada tahun 2004 Pulau Togean diresmikan sebagai Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT) oleh pemerintah. Dibalik keelokan alam bawah lautnya yang mempesona terdapat sekitar 262 spesies karang, 596 spesies ikan, dan puluhan jenis biota laut lainnya yang dilindungi. Ada 4 tipe terumbu karang yang ada di pulau ini, yaitu karang tepi (fringing reef), karang penghalang (barrier reef), karang tompok (patch reef), dan karang cincin (atoll).

Selain terumbu karang, Pulau Togean juga terdapat habitat ubur-ubur tanpa sengat atau _stingless jellyfish_ di Danau Mariona. Ubur-ubur ini memiliki tubuhnya yang bening dan transparan, bentuknya juga sangat kecil, ukuran ubur-ubur yang besar hanya sebesar telapak tangan orang dewasa.

Satu hal yang manjadi daya tarik Pualu Togean adalah perairannya yang tenang, hangat, dan sangat jernih, menjadikan pulau ini surga bagi wisatawan yang hobi menyelam dengan lebih dari 300 spot penyelaman.

Terdapat beberapa aktivitas olahraga air yang bisa dilakukan seperti canoeing, snorkeling, dan diving di beberapa pulau seperti Pulau Kadidiri dan Pulau Taipi. Pengunjung juga bisa memancing dan menjelajah hutan di Pulau Malenge. Yang menarik disini juga wisatawan dapat mengunjungi Pulau Papan yang dihuni oleh suku Bajo yang terkenal sebagai suku laut yang legendaris. Selain itu wisatawan juga dapat mengunjungi Gunung Colo yang masih aktif di Pulau Una-Una dengan ketinggian 486,9 mdpl.

Atau bahkan wisatawan dapat sekedar berkeliling pulau-pulau kecil yang ada di Togean, pengunjung bisa menyewa kapal dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp. 850.000 sehari dengan maksimal 6 penumpang, jika setengah hari tarif sewa kapal hanya Rp. 600.000. Selain kapal, ada juga kayak yang disewakan dengan harga Rp. 100.000 setengah hari, dan Rp. 150.000 sehari.

Bagi yang ingin menikmati keindahan laut disediakan juga tempat penyewaan alat-alat untuk snorkeling seharga Rp. 50.000 satu set per hari. Di sana juga disediakan tempat kursus menyelam dan dilatih oleh penyelam ahli. Harga kursus menyelam dipatok tarif sebesar Rp. 4-10 jutaan.

Bagi pengunjung yang ingin menghabiskan beberapa malam di Pulau Togean, tidak perlu khawatir, karena sudah ada beberapa penginapan yang bisa dipilih. Harga penginapannya juga cukup terjangkau mulai dari Rp. 100 ribu hingga Rp. 400 ribu per malam.

Selama pandemi Covid-19 Pulau Togean sempat menutup akses selama enam bulan. Namun kini Pulau Togean sudah dibuka kembali sejak awal September dan masih didominasi oleh wisatawan lokal. (Dwi)

Related posts