Menguak Fakta Menarik Usai Real Madrid Sukses Juara Liga Champions

Jakarta, GPriority.co.id – Real Madrid kembali menorehkan sejarah gemilang dengan meraih gelar Liga Champions yang ke-15 setelah menundukkan Borussia Dortmund 2-0 dalam final yang digelar di Stadion Wembley, London, Inggris, pada Minggu dini hari, 2 Juni 2024.

Kemenangan ini semakin memperkokoh posisi mereka sebagai klub dengan gelar terbanyak dalam sejarah kompetisi tersebut.

Perjalanan menuju gelar ini penuh dengan pencapaian luar biasa. Madrid berhasil memenangkan sembilan final era Liga Champions yang mereka ikuti.

Musim ini, Los Blancos tampil tanpa cela, tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan, dengan catatan sembilan kali menang dan empat kali seri. Ini menjadi pertama kalinya mereka menjuarai Liga Champions tanpa kehilangan satu pun pertandingan sepanjang musim.

Gol kemenangan di final ini dilesakkan oleh Dani Carvajal dan Vinicius Junior, membawa Madrid meraih trofi bergengsi tersebut. Menariknya, Real Madrid hanya gagal mencetak gol dalam satu dari 18 final Piala Eropa atau Liga Champions terakhir mereka, yaitu saat mereka kalah 1-0 dari Liverpool pada tahun 1981.

Pertahanan mereka juga sangat solid, tidak kebobolan lebih dari satu gol dalam 11 final terakhir mereka, dengan kekalahan terakhir kali dengan skor lebih besar terjadi pada tahun 1964 saat melawan Inter Milan.

Selain itu, musim ini Madrid hanya berada dalam posisi tertinggal selama 7% dari total waktu bermain mereka di Liga Champions, yaitu 90 menit dari 1.290 menit, menjadikan mereka tim dengan persentase waktu tertinggal terendah dibandingkan tim mana pun. Catatan ini menunjukkan dominasi mereka yang luar biasa di kompetisi tersebut.

Pemain-pemain kunci Madrid juga mencatatkan rekor pribadi yang mengesankan. Luka Modrić dan Dani Carvajal menyamai rekor Paco Gento dengan bermain sebagai tim pemenang di enam final Piala Eropa atau Liga Champions. Carlo Ancelotti, pelatih mereka, memperpanjang rekor jumlah kemenangannya di Liga Champions menjadi lima kali, dua lebih banyak dibandingkan pelatih mana pun.

Toni Kroos juga menambah koleksi gelar Liga Champions-nya menjadi enam. Satu gelar diraihnya bersama Bayern Munchen pada musim 2012/13, sementara lima gelar lainnya bersama Real Madrid pada musim 2015/16, 2016/17, 2017/18, 2021/22, dan 2023/24. Kemenangan kali ini menjadi pertandingan perpisahan yang manis bagi Kroos dengan klub raksasa Spanyol tersebut.

Kemenangan ini bukan hanya sekadar angka dan trofi bagi Real Madrid, tetapi juga bukti dari konsistensi, keunggulan, dan mentalitas juara yang telah menjadi identitas mereka selama bertahun-tahun. Dengan menambah satu lagi gelar ke koleksi mereka, Real Madrid sekali lagi menunjukkan mengapa mereka dianggap sebagai raja Eropa.

Foto: x @bellinghamjude