Menteri PANRB Optimis Kejaksaan Mampu Wujudkan Transformasi Digital Terintegrasi

Bogor, GPriority.co.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas optimistis Kejaksaan menjadi salah satu instansi terdepan dalam pola baru transformasi digital dengan arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang terpadu dan dengan pertukaran data yang baik.

Hal ini ia sampaikan menghadiri R. Soeprapto Award di Bogor, Kamis (11/01).

“Kami dari Kementerian PANRB selaku Koordinator SPBE sangat optimistis, dengan melihat apa yang sudah dilakukan Pak Jaksa Agung selama ini, Kejaksaan menjadi salah satu pionir terdepan transformasi digital yang terpadu sesuai arsitektur SPBE yang telah diteken Presiden Jokowi,” kata Anas dalam keterangan resminya.

Menurut Anas, Kejaksaan Agung dalam beberapa tahun terakhir gencar berinovasi melakukan transformasi digital. Termasuk di lingkup Kejati dan Kejari, karena sering sekali saya ke daerah mampir dan mengapresiasi inovasi yang dijalankan.

“Ke depan itu akan makin sempurna dengan integrasi layanan digital sesuai arahan Presiden,” tuturnya.

Disamping itu, Anas menekankan bahwa transformasi digital yang dilakukan bukanlah tentang penambahan aplikasi namun menekankan pada interoperabilitas aplikasi yang ada.

Ia mencontohkan upaya Kementerian Kesehatan yang berhasil menyatukan 400 lebih aplikasi ke dalam satu aplikasi yakni ‘Satu Sehat’.

Indonesia akan segera memiliki Government Technology atau ‘GovTech’ yang akan mengakselerasi percepatan penerapan digital pada sektor pemerintah. Presiden telah menunjuk BUMN Peruri sebagai ‘GovTech’ Indonesia.

Dalam hal ini, Anas menyampaikan Presiden telah menunjuk BUMN Peruri sebagai ‘GovTech’ Indonesia.

“GovTech akan memainkan peran memandu keterpaduan layanan digital nasional, sehingga untuk pertama kali dalam sejarah, Indonesia akan berproses memiliki layanan digital pemerintahan yang terpadu, tidak terpisah-pisah seperti selama ini,” katanya.

Foto: Humas PANRB