Messy Tandora Sebut Semangat Kartini Makin Nyata di Era Kini

Anggota DPRD Kota Singkawang, Messy Tandora. Foto: Dok.pribadi Anggota DPRD Kota Singkawang, Messy Tandora. Foto: Dok.pribadi

Jakarta, GPriority.co.id – Semangat kemandirian perempuan yang diwariskan R.A. Kartini terus terasa relevansinya di era modern. Hal ini tercermin dari semakin luasnya peran perempuan di berbagai sektor, mulai dari politik, pendidikan, hingga aktivitas sosial di masyarakat.

Anggota DPRD Kota Singkawang, Messy Tandora, menilai bahwa perempuan saat ini telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam memperjuangkan kesetaraan dan kontribusi nyata bagi bangsa.

“Ini kan kita sebagai sekarang yang era-era ke sini, itu kan kita juga banyak sekali melihat perempuan-perempuan yang sudah bisa memperjuangkan, membantu masyarakat luas. Salah satunya kita lihat untuk Wali Kota kita (Singkawang), itu kan juga seorang perempuan,” ujarnya saat dihubungi kepada GPriority di Jakarta, Selasa (15/4).

Messy yang merupakan Politikus PKB ini menuturkan, perempuan masa kini semakin mampu menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan Kartini, terutama dalam hal kesetaraan gender dan kemandirian.

Hal ini juga terlihat dari semakin banyaknya perempuan yang berkiprah sebagai aktivis, politisi, akademisi, hingga tokoh inspiratif di berbagai bidang.

“Banyak sekali sekarang perempuan-perempuan yang menjadi aktivis, politisi, politikus, perempuan yang menjadi inspiratif, inspirator namanya ya. Iya, bahkan akademisi itu kan banyak sekali gitu yang dari perempuan,” kata Messy.

Ia juga menyoroti keterlibatan perempuan dalam dunia politik, termasuk di parlemen, yang kini dinilai semakin setara dengan laki-laki.

Di sisi pendidikan, Messy menilai bahwa saat ini tidak lagi terdapat kesenjangan signifikan antara laki-laki dan perempuan. Perempuan memiliki kebebasan yang sama untuk meraih pendidikan setinggi mungkin.

“Sekarang untuk pendidikan tidak ada kesenjangan lagi, kita bebas kita mau sampai dokter, mau sampai profesor. Ini yang penting kalau yang nilai-nilai dari RAK Kartini kan selalu mendorong kita untuk berprestasi ya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Messy menambahkan, semangat Kartini yang tertuang dalam semboyan legendarisnya masih menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus berkarya dan berkontribusi.

Messy melihat bahwa persepsi masyarakat terhadap peran perempuan juga telah berubah. Kini, perempuan dianggap mampu melakukan berbagai hal tanpa batasan stereotip gender.

“Saya lihat untuk perempuan era saat ini, untuk kemandiriannya karena masyarakat sekarang menilai tidak ada ketimpangan lagi. Apa yang bisa dilakukan oleh orang lain, saya juga bisa lakuin gitu loh,” jelasnya.

“Kalau laki-laki bisa bertukang, misalkan atau bisa bertanam, banyak sekali ibu-ibu juga bisa bertanam sekarang ke ladang,” tambahnya.