Jakarta,GPriority.co.id – Unit Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (UPK Kemenkes) mendorong masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi berbahaya kanker payudara dengan deteksi dini melalui SADARI dan SADANIS.
SADARI dan SADANIS merupakan istilah yang digunakan kedokteran untuk menjelaskan mengenai pemeriksaan terhadap kanker payudara.
SADARI adalah pemeriksaan kanker payudara secara mandiri, sedangkan SADANIS adalah pemeriksaan secara klinis dengan bantuan tenaga ahli, medis, atau kesehatan.
Mengutip dari laman resmi UPK Kemenkes, kanker payudara merupakan salah satu kondisi kesehatan yang diketahui paling banyak terjadi pada perempuan selain kanker leher rahim.
Kanker payudara adalah kanker yang berasal dari kelenjar, saluran dan jaringan penunjangnya, tidak termasuk kulit payudara. Hal ini terjadi karena adanya pembelahan dan pertumbuhan sel di dalam payudara yang tidak terkendali.
Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti mengenai penyebab kanker payudara yang terjadi dalam tubuh seseorang. Namun beberapa hal diketahui dapat memicu munculnya kanker payudara, yaitu sebagai berikut:
- Perokok aktif maupun pasif
- Haid pertama pada umur kurang dari usia 12 tahun
- Tidak pernah menyusui anak
- Melahirkan anak pertama setelah umur 35 tahun.
- Pola makan yang buruk.
- Riwayat penyakit kanker pada anggota keluarga
Sudah sepatutnya jika kita memberikan perhatian dan penanganan khusus terhadap segala jenis penyakit termasuk kanker payudara.
Sebagian besar pasien yang mengidap kanker payudara mengetahui setelah stadium lanjut. Maka dari itu penting bagi kita untuk mengajak masyarakat agar selalu waspada dan melakukan deteksi dini kanker payudara. (Hn.Kemenkes)
