Jakarta,GPriority.co.id – Ketika anak divonis mengidap kanker, hal itu merupakan salah satu mimpi buruk yang terjadi bagi setiap orangtua.
Meskipun kanker pada anak relatif jarang terjadi, tetapi tidak menutup kemungkinan hal tersebut memiliki dampak yang cukup besar bagi si buah hati dan seluruh anggota keluarga.
Kanker anak terjadi ketika sel-sel abnormal tumbuh di dalam tubuh anak dan menyebar ke bagian tubuh yang lain.
Berdasarkan jenisnya, terdapat beberapa jenis kanker yang paling umum dan kerap ditemukan pada pasien anak-anak, seperti leukemia, tumor otak, tumor neuroblastoma, dan limfoma.
Gejala kanker yang terjadi pada anak cukup beragam, hal ini tergantung pada jenis kanker yang diderita oleh sang anak.
Mengutip dari laman resmi UPK Kemenkes, berikut beberapa gejala kanker yang terjadi pada anak:
- Perut membuncit
- Nyeri pada tangan, kaku/tulang dan bengkak tanpa ada riwayat trauma maupun infeksi
- Sakit kepala yang menetap
- Penurunan berat badan
- Demam tanpa ada sebab yang jelas
- Batuk yang menetap
- Berkeringat saat di malam hari
- Terlihat benjolan/pembengkakan yang tidak nyeri tanpa sebab yang jelas.
Perlu diketahui, gejala yang sudah disebutkan diatas bukan berarti selalu dikaitkan dengan kondisi kanker, melainkan hanya gejala umum biasa.
Sebelum anak mengidap kanker, alangkah baiknya setiap orangtua untuk melakukan pemeriksaan atau deteksi dini terhadap segala jenis penyakit.
Hal itu bertujuan agar orangtua harus selalu waspada dan mengamati kesehatan anak mereka serta dapat segera mengambil tindakan jika ditemukan gejala yang mencurigakan. (Hn.Kemenkes)
