Netanyahu Alami Infeksi Usus dan Dehidrasi Gegara Keracunan Makanan Basi

Benjamin Netanyahu alami infeksi usus usai kerancunan makanan/Foto : The Times of Israel Benjamin Netanyahu alami infeksi usus usai kerancunan makanan/Foto : The Times of Israel

Israel, GPriority.co.id – Menjadi bulan-bulanan netizen, Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, kabarnya mengalami infeksi usus dan dehidrasi akibat keracunan makanan basi.

Pada Sabtu (19/7) malam, Netanyahu dikabarkan mulai tak enak badan dan langsung diperiksa oleh dokter di kediamannya. Kondisinya menurun hingga akhirnya mengalami dehidrasi.

Akibatnya, Netanyahu pun harus mendapatkan cairan infus serta diwajibkan untuk beristirahat di rumah dalam waktu tiga hari. Kendati demikian, Netanyahu tetap menjalankan tugas kenegaraannya dari rumah.

Pria yang kini berusia 75 tahun tersebut sebelumnya sempat menjalani operasi prostat serta hernia, dalam setahun terakhir.

Saat itu, proses pengangkatan prostatnya dilakukan di Hadassah Medical Center, Yerusalem. Netanyahu harus melakukan operasi di saat jadwalnya sebagai pemimpin tertinggi Israel sedang padat, dan mendapat tekanan besar baik dari dalam maupun luar negeri.

Perlu diketahui, keracunan makanan bukanlah hal yang sepele. Seseorang yang mengalaminya dapat dehidrasi serius. Bahkan tekanan darah mereka bisa rendah dan menyebabkan gangguan pada organ jika tak segera ditangani dokter.

Gejala keracunan makanan pada umumnya adalah mual, muntah, diare, demam, serta penurunan produksi urine. Dalam hal ini, kelompok lansia, anak kecil, serta ibu hamil dan penderita penyakit kronis merupakan orang-orang yang paling rentan terhadap komplikasi.

Untuk mencegah keracunan makanan basi, sangat penting untuk mengonsumsi makanan yang disimpan dan dimasak dengan benar. Anda juga harus memperhatikan kebersihan makanan serta tanggal kadaluwarsanya.