Pemerintah Alokasikan Rp 3,4 Triliun Digunakan Program Cek Kesehatan Gratis Masyarakat

Jakarta, GPriority.co.id–  Pemerintah berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui Program Cek Kesehatan Gratis. Adapun program ini memungkinkan masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan layanan ini mencakup tiga skema utama, yaitu pemeriksaan kesehatan pada hari ulang tahun bagi bayi, anak, dan orang dewasa; pemeriksaan di sekolah bagi anak usia 7-17 tahun setiap tahun ajaran baru; serta pemeriksaan rutin bagi ibu hamil dan anak hingga usia enam tahun.  

“APBN sebagai #UangKita hadir dukung masyarakat sehat dengan pengecekan kesehatan gratis,” ujar Sri Mulyani dikutip Jumat (21/3). 

Untuk mendukung program ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,4 triliun dalam APBN 2025. Anggaran tersebut disalurkan melalui Kementerian Kesehatan sebesar Rp 2,2 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 1,2 triliun. 

Adanya dukungan anggaran ini, layanan kesehatan diharapkan dapat semakin mudah diakses oleh masyarakat di Indonesia.   Adapun program ini ditargetkan dapat menjangkau sekitar 140 juta masyarakat, mencakup berbagai kelompok usia. 

Sasaran program ini terdiri dari 2,9 juta bayi baru lahir, 13,4 juta balita dan anak prasekolah, 24,2 juta anak usia sekolah dan remaja, 85,2 juta orang dewasa, serta 16,9 juta lansia. Sejak diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 10 Februari 2025 hingga 6 Maret 2025, program ini telah dimanfaatkan oleh 415.211 masyarakat yang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di 8.885 Puskesmas di seluruh Indonesia.  

Pemerintah berharap layanan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan kesehatan preventif, sehingga kualitas hidup masyarakat Indonesia semakin meningkat.

Foto: Dok. Kementerian Keuangan