Pemprov Sultra Gelar Rakor Persiapan Pemulangan Jamaah Haji 2024

Kendari, GPriority.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara diwakili Daryodi selalu Analisis Kebijakan Ahli Muda, Sub. Koordinator Sarana Prasarana Biro Kesra Setda Prov. Sultra menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pemulangan Jamaah Haji Prov. Sultra tahun 1445 H/2024 M di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sultra, pada Selasa (2/7) kemarin.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhamad Saleh, menyebut dalam Kepulangan jemaah haji, Kemenag Sultra berkomitmen untuk menyukseskan dan memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah hingga sampai di kediaman masing-masing.

Seperti yang di ketahui bahwa rombongan jamaah haji Provinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 5 kloter terdiri dari 4 kloter utuh 450 jemaah yakni UPG 28, UPG 29, UPG 31, UPG 33 dan 1 kloter gabungan dengan jemaah haji asal Provinsi Sulawesi Selatan yaitu kloter UPG 35 dengan 2.114 jemaah.

6 (enam) jamaah haji meninggal dunia, dengan rincian 1 (satu) jamaah dari kloter 28 asal Kota Kendari, 1 (satu) jamaah dari kloter 29 jamaah asal Kab Konawe , kemudian Kloter 29 sebanyak 2 (dua) orang yakni Kab Muna dan Kab Buton Selatan serta kloter 33 asal Kab Kolaka.

Berdasarkan Jadwal pemulangan jemaah haji asal Sultra yang ditetapkan akan bertolak dari bandara madina pada tanggal 12 juli 2024 pukul 21.20 waktu Arab Saudi dan tiba di Makassar tanggal 13 Juli 2024 pukul 13.30 WITA. Selanjutnya tiba di Kota Kendari tanggal 14 Juli 2024.

Selanjutnya, kloter UPG 31 berangkat dari Madinah 15 Juli 2024 pukul 01.50 Waktu Arab Saudi dan tiba di Makassar 15 Juli pukul 18.00 WITA. Untuk Kloter UPG 33 berangkat dari Madinah 16 Juli pukul 12.20 Waktu Arab Saudi dan tiba di Makassar 17 Juli pukul 06.30 WITA.

Untuk kloter terakhir UPG 35 berangkat dari Madinah 17 Juli pukul 22.30 Waktu Arab Saudi dan tiba 18 Juli pukul 14.40 WITA.

Terkait untuk titik kepulangan jemaah haji asal Sultra, terdapat empat titik yakni Bandara Halu Oleo, Bandara Betoambari, Pelabuhan Makassar Darma Fery dan Pelabuhan Tobako.

Foto : PPID Sultra