Peranan Universitas Dalam SDGs

Jakarta,Gpriority-SDGs adalah 17 tujuan pembangunan yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2015.

Untuk itulah pada senin (21/1) Kementerian PPN/Bappenas, kemenristekdikti dan UNDP mengundang 100 akademisi Indonesia dari 50 universitas terkemuka dan pusat penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) di Hotel Shangrila, Jakarta untuk bersatu mendirikan platform nasional Tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).  Dengan hadirnya platform SDGs academia nasional yang pertama di Indonesia diharapkan bisa memicu peluncuran pusat nasional untuk penelitian terkait SDG dan aktivitas kebijakan publik.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S.Brodjonegoro yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, Progres yang sudah dicapai dalam konteks SDGs hingga awal tahun 2019 adalah beberapa progres bahwa yang waktu itu sudah disusun sudah selesai semua. Dan untuk roadmap mudah mudahan sudah selesai dengan waktunya.

Untuk akademisi Bambang mengatakan sudah maju dibanding 2017. Ini terlihat makin banyak universitas yang memiliki SDGS center. “ Dengan adanya SDGs Center ini saya yakin daerah akan banyak terbantu dalam menyusun lokal plan,” kata Bambang.

Bambang juga mengatakan SDGs  center harus menjadi pemersatu antar fakultas. “ Sebagai orang yang pernah terkait dalam universitas,menyatukan antara satu fakultas dengan yang lain itu  saya lihat sangat susah.  Sebab di tingkat fakultas ego keilmuaan sangat kuat. Sehingga upaya melakukan manajemen di universitas jauh lebih rumit dibandingkan kepala bappenas. Dengan adanya SDGs center ini, saya melihat bisa semakin merekatkan keilmuan di dalam universitas. Karena SDGs menyangkut semua ilmu,” tutur Bambang.

Di akhir sambutan, Bambang berharap bisa dibentuk mata kuliah khusus terkait SDGs. Atau memasukkan SDGs ini  menjadi mata kuliah utama,  sehingga bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi fakultas-fakultas.

Kepala perwakilan UNDP Indonesia Christophe Bahuet dalam sambutannya meyakini bahwa akademisi di Indonesia dapat menjalankan peran penting dalam memberikan informasi kepada para pembuat keputusan melalui analis berbasis bukti tentang isu-isu terkait SDGs.

“ UNDP berpandangan bahwa universitas memiliki dua peran penting terkait pencapain SDGs. Yang pertama, dapat membantu para pemimpin masa depan negara untuk mengenal lebih jauh tentang pembangunan berkelanjutan. Yang kedua untuk melakukan penelitian akademik yang mendorong inovasi untuk mencapai SDGs,” ujar Bahuet.

Bahuet juga berharap, platform yang diluncurkan pada hari ini bisa membantu universitas dalam memainkan dua peran tersebut.(Hs.Foto:Hs)

Related posts

Leave a Comment